Cristiano Ronaldo akhirnya resmi melanjutkan kariernya di Arab Saudi. Ronaldo bergabung ke salah satu klub besar Arab Saudi, Al Nassr.
"Ini adalah sejarah bagi klub. Ini adalah penandatanganan yang tidak hanya menginspirasi klub untuk mencapai kesuksesan lebih besar, tapi juga jadi inspirasi bagi Liga Arab Saudi, bangsa kami hingga generasi di masa depan," tulis pernyataan resmi pihak Al Nassr.
Cristiano Ronaldo sendiri mengaku sudah tak sabar untuk bisa bermain bersama Al Nassr. Ditegaskan Ronaldo, bahwa ia menantikan pengalaman baru dengan bermain di Arab Saudi.
"Aku bersemangat untuk mendapatkan pengalaman di liga sepakbola yang baru di sebuah negara yang berbeda," kata Ronaldo dalam pernyataan Al Nassr," kata Ronaldo seperti dikutip dari ESPN.
Bermain di Al Nassr, Ronaldo tentu tidak akan merasa sendirian. Ia bukan pemain asing pertama di klub tersebut. Ronaldo juga bukan satu-satu orang Portugal di Al Nassr.
Mayoritas ofisial tim Al Nassr justru orang Portugal. Dari mulai asisten pelatih yakni Arnaldo Teixeira hingga pelatih kiper, Luis Esteves ialah orang Portugal.
Sementara pelatih Al Nassr ialah Rudi Garcia yang berasal dari Prancis. Lalu ada 6 legiun asing di Al Nassr, ada pemain Kamerun, Vincent Aboubakar, kiper Davis Ospina dan gelandang Brasil, Talisca.
Cristiano Ronaldo Bisa Datangi Kabah?
Bermain di Arab Saudi, Ronaldo tidak bisa sembarangan pergi ke semua tempat di negara tersebut. Yang paling utama, Ronaldo tidak bisa datang ke Mekkah dan Madinah.
Pemerintah Arab Saudi hingga saat ini menerapkan aturan ketat pembatasan untuk orang non muslim untuk bisa masuk ke kota suci Mekkah dan Madinah.
Baca Juga: Pilih Bergabung dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Dinilai Mata Duitan
Aturan ini sudah cukup lama diterapkan pemerintah Arab Saudi. Alasan utamanya ialah untuk menjaga spiritualitas ibadah dan keamanan umat muslim yang beribadah di dua kota tersebut.
Pemerintah Arab Saudi bahkan sudah memasang tanda peringatan larangan untuk non muslim injakkan kaki ke kota Mekkah dan Madinah. Tanda larangan itu dipasang bahkan diletakkan sejauh 15 kilometer dari dua kota tersebut.
Pihak kedutaan negara asing di Arab Saudi juga sudah memberi peringatan kepada warganya yang non muslim untuk tidak masuk ke area kota tersebut.
Khusus untuk kota Madinah, sebenarnya pemerintah Arab Saudi masih memberikan akses untuk non muslim, namun hanya untuk area-area tertentu.
Mengutip dari berbagai sumber, jika ada non muslim berani untuk masuk ke Mekkah dan Madinah, hukuman akan mereka dapatkan mulai dari deportasi hingga larangan seumur hidup masuk ke Arab Saudi.
Meski begitu banyak kasus orang non muslim berani masuk ke Mekkah dan Madinah seperti kasus jurnalis Israel, Gil Tamary pada pertengahan 2022 hingga yang paling heboh kasus Johann Burckhardt dari Swiss pada 1814, dan Sir Richard Burton pada 1853.
Berita Terkait
-
5 Transfer Pemain Bintang Paling Mengejutkan di Sepak Bola, Terbaru Ronaldo Gabung Al Nassr
-
Pilih Bergabung dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Dinilai Mata Duitan
-
Alasan Cristiano Ronaldo 'Menyerah', Tinggalkan Eropa untuk Gabung Al Nassr
-
Uang Rp3 Triliun Cristiano Ronaldo Bisa Bangun 75 Training Center Berstandar FIFA di Indonesia
-
3 Alasan Cristiano Ronaldo Bisa Bersinar dan Sukses di Al-Nassr
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cara Cek NISN Online untuk SPMB 2026, Awas Jangan Sampai Salah
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran Agar Tidak Makan Mie Instan
-
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
-
Panduan Jika Tertinggal Salat Idulfitri, Ketahui agar Tidak Panik saat Terlambat Datang
-
Spirit Inklusivitas Ramadan, Khofifah Gelar Khotmil Qur'an Bersama Perangkat Daerah & Komunitas Tuli
-
Usai 7 Tahun Vakum, Son Dam Bi Siap Comeback Akting Lewat Drama Pendek Baru
-
Antara Hidup dan Mati di Yahukimo: Kepulangan Pilu Lima Warga Sumedang yang Terjebak Janji Palsu