Suara.com - Tidak ada satupun orang yang bisa menghindari stres. Namun tidak berarti stres tidak bisa disembuhkan.
Salah satu cara untuk menyembuhkan stres adalah dengan berlari. Latihan fisik ini tidak hanya menghilangkan stres, tetapi juga membuat tubuh bugar.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa berlari dapat mengurangi tingkat stres dan membuat Anda lebih bersemangat.
1. Meningkatkan suasana hati (mood)
Berlari dapat mengurangi gejala stres dan depresi, serta meningkatkan mood Anda secara keseluruhan. Selain itu, latihan fisik ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur yang terganggu oleh stres.
2. Meningkatkan produksi endorfin
Berlari akan meningkatkan produksi endorfin, yaitu hormon yang dapat membuat Anda merasa lebih bahagia. Untuk itu, berlari ketika Anda sedang mengalami hari yang buruk akan membantu mengurangi tingkat stres dan membuat Anda lebih tenang. Dalam banyak penelitian juga menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang memiliki kebiasaan berlari memiliki kehidupan yang lebih bebas stres ketimbang mereka yang tidak pernah berlari.
3. Memberikan waktu untuk berpikir
Berlari akan memberi Anda waktu untuk berpikir. Saat melakukan aktivitas fisik ini, Anda bisa berpikir tentang masalah yang membebani pikiran Anda, dan menemukan solusinya. Selain itu, berlari juga membuat Anda lebih berenergi dan lebih bersemangat untuk mengatasi situasi dan masalah yang sedang dihadapi.
4. Bermanfaat bagi kesehatan
Berlari tidak hanya bermanfaat bagi pikiran, tetapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kebugaran mental dan kesehatan tubuh Anda. Para ahli mengatakan bahwa berlari bisa mengurangi risiko diabetes, kanker, obesitas, dan masih banyak lagi. (Health Me Up)
Berita Terkait
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Apa Itu Major Depressive Disorder? Gangguan Metal yang Diidap Reza Arap
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat