Suara.com - Dalam masyarakat yang terobsesi pada kemudaan, banyak orang berusaha mencari tahu produk-produk untuk melawan usia atau malah memanjangkan usia. Tapi menjadi tua adalah sebuah keniscayaan, dan ada banyak mitos dengan urusan yang satu ini. Tak semuanya benar, jadi mari kita kaji satu per satu untuk menguji kebenarannya.
Dengan memahaminya maka kita tidak lagi jadi didikte para produsen berbagai produk itu. Kitalah yang akan memegang kendali atas apa yang akan kita lakukan atas tubuh kita dan menentukan apa yang terjadi dengan tubuh kita di masa depan.
Berikut fakta dan mitos tentang penuaan:
1.Usia dan metabolisme
Usia akan mengakibatkan proses metabolisme tubuh menurun. Tetapi Anda tak bisa serta merta menyalahkan fakta ini, jika berat badan membengkak. Apalagi jika Anda tidak melakukan diet rendah lemak atau rendah kalori, dan rendah sodium maka akan sulit menurunkan berat badan. Kenaikan berat badan, juga sering dikaitkan dengan obat-obatan diresepkan untuk orang dewasa. Sehingga setelah melakukan diet seimbang, jangan lupa berkonsultasi dengan dokter Anda.
2.Berlebihan gunakan produk rambut memicu kerontokan
Terlalu banyak menggunakan gel, hairspray, mousse, dan lilin tidak akan benar-benar menyebabkan rambut rontok. Ingat, pertumbuhan rambut ditentukan oleh folikel rambut, dan produk untuk rambut tidak menembus dalam ke kulit kepala Anda, sehingga tidak akan mengganggu pertumbuhan rambut. Tapi untuk rambut yang sehat, disarankan seminimal mungkin menggunakan produk rambut.
3.Kurangi olah raga setelah berusia 50 tahun
Banyak orang salah mengerti bahhwa olah raga terlalu berat berbahaya bagi manula, karena khawatir akan menyebabkan cedera. Nmaun tidak berolahraga sama sekali, sebenarnya lebih tak bagus untuk kesehatan Anda, karena meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes dan kelebihan berat badan. Maka disarankan tetap berolah raga untuk menjaga kebugaran.
4.Diet suplemen anti-aging
Banyak orang menghabiskan jutaan rupiah untuk berbagai suplemen, padahal dari penelitian ilmiah produk suplemen tak benar-benar memperlambat penuaan. Lebih buruk lagi, banyak dari produk ini belum terbukti aman untuk dikonsumsi secara teratur. Jadi untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh, lebih disarankan meningkatkan kualitas makanan ketimbang menenggak pil.
5.Volume otot akan berkurang
Ini fakta yang tak terhindarkan, setelah usia melewati 40 maka Anda merasakan volume otot akan berkurang. Tapi sebuah penelitian di Kanada menemukan orang dewasa yang aktif antara usia 53 dan 75 memiliki sel-sel otot yang berfungsi hampir seefisien dengan meerka yang berusia 20tahun. Jadi beraktifitaslah!
6.Tak perlu tabir surya saat mendung
Bahkan pada hari berawan, radiasi Ultraviolet dapat menembus kulit Anda, yang menyebabkan penuaan dini. Karena itu penting untuk menggunakan SPF 30 tabir surya pada kulit yang terpapar matahari secara langsung.
7.Kulit terang lebih cepat menua
Sampai sekarang, ilmuwan belum menemukan kuat bahwa kulit teang akan lebih cepat menua dibanding kulit berwarna gelap. Kulit berwarna coklat atau hitam pun harus melindungi sel-selnya dari kerusakan akibat sinar matahari. Jika kulit Anda sangat pucat, agar tetap tampak muda gunakan pelembab dan tabir surya dan pelindung lainnya.
8.Gen tentukan proses penuaan
Kesalahpahaman terbesar tentang penuaan adalah seberapa cepat proses penuaan ditentukan oleh faktor genetik. Yang benar adalah degenerasi jaringan di tubuh seseorang dipengaruhi faktor eksternal. Ini tentu berita baik, karena Anda bisa mengendalikan 'masa depan' Anda. Jadi mulailah untuk membatasi terpapar langsung sinar matahari, makan diet seimbang, jangan terlalu sering bermalas-malasan, dan kurangi kontak dengan polutan. Dari sekarang! (Sumber: askmen.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!