Suara.com - Sarapan merupakan makan yang paling penting untuk hari-hari Anda. Tanpa sarapan, tubuh tidak akan memiliki asupan gizi yang cukup untuk diubah menjadi energi sehingga Anda bisa beraktifitas secara maksimal.
Inilah yang menjadi alasan mengapa sarapan harus dilakukan setiap hari, dan makanan yang disantap pun haruslah makanan sehat dengan gizi seimbang.
Bagi Anda yang sibuk atau tidak sempat membuat sarapan, buah juga bisa dijadikan pilihan untuk sarapan yang menyehatkan, terlebih bila Anda memiliki masalah dengan berat badan.
Lantas, buah-buahan apa saja yang bisa dijadikan menu untuk sarapan? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Boldsky.
1. Pisang
Jika Anda memiliki masalah dalam buang air besar atau menderita sembelit, makanlah pisang di pagi hari. Pisang adalah buah yang baik untuk sarapan, karena dapat membantu menekan limbah pencernaan sehingga Anda dapat buang air besar dengan lancar. Tak hanya itu, pisang juga memiliki energi yang cukup untuk menjalani hari tanpa merasa lemas atau kelelahan.
2. Semangka dan 3. Melon Kedua buah ini harus dimakan terutama saat musim panas untuk mengembalikan energi tubuh dan mencegah dehidrasi. Ini dikarenakan semangka dan melon memiliki kandungan air yang tinggi dan nutrisi yang membantu dalam meningkatkan tingkat energi tubuh sehingga tubuh Anda merasa segar sepanjang hari.
4. Buah Kering
Buah-buahan kering seperti mete, almond dan resin bisa menjadi pilihan untuk sarapan. Buah ini mengandung gula yang tinggi dan karbohidrat yang dapat memberikan tubuh Anda energi dan menjaga stamina sepanjang hari. Namun perlu diketahui, buah-buahan kering ini tidak cocok disantap di pagi hari bagi Anda yang memiliki masalah dengan berat badan. Buah ini hanya cocok dijadikan sarapan untuk orang-orang yang ingin menambah berat badan.
5. Pepaya
Pepaya adalah buah yang bisa mengeluarkan racun dalam tubuh (detoks) dan sangat baik bila disantap di pagi hari untuk membersihkan perut dan usus. Lebih dari itu, pepaya juga baik untuk kesegaran kulit Anda. Namun buah ini tidak disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?