Suara.com - Mencuci daging ayam mentah adalah hal yang dilakukan oleh banyak orang.
Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan yang selama ini dianggap baik tersebut ternyata bisa menimbulkan petaka.
Hasil studi terkini menunjukkan bahwa mencuci daging ayam mentah justru dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami keracunan makanan.
Food Standards Agency di Inggris melaporkan bahwa mencuci daging ayam mentah bisa menyebarkan bakteri campylobacter, yang menyebabkan keracunan makanan sehingga penderitanya mengalami diare.
"Campylobacter dapat menyebar dengan mudah dan beberapa bakterinya dapat menyebabkan penyakit. Ini bisa berasal dari ayam mentah atau setengah matang, atau dari kontaminasi akibat mencuci ayam mentah," tulis lembaga standarisasi makanan tersebut, seperti dilansir dari Medical Daily.
Lebih lanjut Food Standards Agency di Inggris menyebutkan, bahwa cara termudah untuk melindungi diri dan keluarga Anda terhindar dari risiko itu adalah memasaknya untuk membunuh kuman atau bakteri yang terdapat dalam daging ayam, termasuk bakteri campylobacter.
Center For Disease Control and Prevention mengatakan bahwa campylobacter merupakan salah satu penyebab paling umum dari penyakit diare terkait di Amerika Serikat.
Untuk setiap 10.000 orang Amerika, 14 didiagnosis menderita diare akibat bakteri tersebut. Ketika orang-orang tercemar bakteri tersebut, biasanya mereka sembuh dalam 2-5 hari. Namun, sekitar 76 orang di Amerika yang terinfeksi bakteri itu meninggal setiap tahun.
Sementara di Inggris, 280.000 orang terkena diare akibat campylobacter setiap tahunnya. "Campylobacter adalah masalah serius," kata Catherine Brown, chief executive dari FSA, seperti dilansir dari BBC News.
Tidak hanya itu, bakteri tersebut, tambah dia, juga dapat menyebabkan penyakit parah dan kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia