Suara.com - Smoothies atau jenis minuman jus yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, dan makanan sehat lainnya sering dianggap sebagai alternatif makanan sehat.
Begitu banyak metode diet menyarankan pengikutnya untuk minum smoothies.
Tapi apakah minum smoothies benar-benar dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat?
Studi terkini menyebutkan bahwa minum smoothies bisa membahayakan kesehatan. Terutama smoothies yang hanya terdiri dari buah-buahan dan pemanis buatan lainnya, seperti dilansir dari Daily Mail.
Studi ini menemukan bahwa fruktosa, gula tersembunyi dalam smoothies dapat memicu pertumbuhan zat lemak dalam hati.
Tak hanya itu, gula tersebut juga dapat menyebabkan diabetes. Ini dikarenakan tubuh manusia pada dasarnya tidak memiliki kapasitas yang tinggi untuk mencerna fruktosa.
Minum smoothies memang mampu meningkatkan kesehatan tubuh, tetapi Anda harus berhati-hati dengan kandungan fruktosa dalam buah yang digunakan untuk membuat smoothies.
Campurlah bahan-bahan yang benar-benar sehat yang Anda gunakan untuk membuat smoothies agar Anda mendapatkan manfaat sehat yang maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS