Suara.com - Mengalami bau mulut tentu saja amat tak menyenangkan, karena membuat Anda jadi tak percaya diri.
Keluhan yang rentan dialami selama puasa ini biasanya diatasi dengan obat kumur atau menyikat gigi. Namun tahukah Anda bahwa keluhan tersebut tak cukup hanya diatasi dengan cara tersebut.
Anda juga harus mengetahui akar penyebabnya agar bau mulut bisa hilang secara tuntas.
Pakar kesehatan gizi mengatakan bahwa menambahkan yogurt atau makanan yang mengandung probiotik dalam diet harian dapat menjaga kesehatan pencernaan.
Ini dikarenakan makanan probiotik mengandung acidophilus yang membantu pencernaan tubuh dan melawan bakteri jahat. Sebab bila bakteri jahat mendominasi dalam pencernaan, maka Anda tak hanya rentan terkena gangguan kesehatan, tetapi juga dapat menyebabkan bau napas yang tak sedap.
Masalah pencernaan lain yang menyebabkan bau mulut adalah sembelit. Diet tinggi protein hewani menyebabkan seseorang menyerap bakteri. Bakteri ini masuk ke aliran darah dan kemudian paru-paru dan keluar dalam bentuk bau mulut. Berbeda dengan diet tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, beras merah dan kacang-kacangan, yang mempromosikan gerakan usus yang teratur dan mempengaruhi aroma mulut Anda sehingga tak mengeluarkan bau tak sedap.
Hal lain yang juga penting diperhatikan adalah meningkatkan asupan vitamin C dalam diet. Vitamin C meningkatkan penyembuhan dan melindungi gusi dari kerusakan sel. Kesehatan gusi yang buruk juga merupakan penyebab bau mulut. Vitamin C bisa didapat dari jeruk, paprika merah, kubis dan masih banyak lagi.
Tip lain yang juga baik untuk mencegah bau mulut adalah memperbanyak minum air. Minum delapan gelas sehari akan menjaga kelembaban mulut dan mencegah kuman, serta bakteri yang berasal dari partikel makanan. Minum banyak cairan, juga membantu dalam mempromosikan fungsi usus yang tepat.
Ada lagi yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesegaran mulut yaitu, mengonsumsi makanan yang mengandung klorofil. Ini merupakan penyegar mulut alami, dan peterseli merupakan salah satu sumber yang baik dari klorofil.
Terakhir, jangan lupa mengunjungi dokter gigi secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan mulut Anda. Dengan mengikuti beberapa tips tersebut dijamin, Anda akan terbebas dari bau mulut. (Medic Magic)
Tag
Berita Terkait
-
5 Pasta Gigi Pencegah Bau Mulut Selama Puasa Ramadan yang Ada di Alfamart
-
Puasa Tetap Fresh! Ini 5 Pasta Gigi Penangkal Bau Mulut
-
Puasa Batal atau Tidak Kalau Pakai Obat Kumur untuk Hilangkan Bau Mulut?
-
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
-
Hempas Bau Mulut saat Puasa! Ini 5 Obat Kumur yang Wajib Kamu Coba
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?