Suara.com - Jangan pernah meremehkan pisang. Setelah membaca artikel ini, dijamin Anda tidak akan pernah melihat pisang dengan cara yang sama lagi.
Sudah lama diketahui, pisang mengandung tiga gula alami - sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Itu sebabnya mengonsumsi pisang akan segera menyuntikkan energi ke dalam tubuh.
Penelitian telah membuktikan bahwa hanya dengan mengonsusmi dua buah pisang, akan cukup memberikan energi yang dibutuhkan untuk berolah raga selama satu setengah jam. Itu sebabnya mengapa pisang adalah buah nomor satu, yang menjadi pilihan atlet terkemuka di dunia.
Tapi energi bukanlah satu-satunya khasiat pisang. Pisang juga dapat membantu mengatasi atau mencegah beberapa macam penyakit, jadi layak dimasukkan dalam diet harian Anda.
1.Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND di antara pasien penderita depresi, banyak pasien merasa lebih baik setelah mengasup pisang secara teratur. Hal ini terjadi karena pisang mengandung tryptophan, sejenis protein yang oleh tubuh diubah menjadi serotonin, yang mampu membuat tubuh menjadi relaks, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang merasa lebih bahagia.
2.Pre menstruasi sindrom
Lupakan pil - makanlah buah pisang. Vitamin B6 yang dikandungnya bisa mengontrol tingkat glukosa darah, yang dapat mempengaruhi suasana hati Anda.
3. Anemia
Pisang juga banyak mengandung zat besi, sehingga buah pisang dapat merangsang produksi hemoglobin dalam darah dan membantu kasus anemia.
4. Tekanan darah
Buah tropis ini juga banyak mengandung kalium namun rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk mengalahkan tekanan darah dan mencegah stroke.
5. Mendongkrak daya ingat
Ratusan siswa di sekolah Twickenham (Inggris) terbantu dalam ujian mereka tahun ini karena memakan pisang saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan kalium pada pisang dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat para siswa.
6. Sembelit
Mengonsumsi pisang secara teratur akan melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Ini berkat kandungan seratnya yang tinggi. Ngemil pisang di antara waktu makan membantu untuk menjaga kadar gula darah dan menghindari mual di pagi hari. Pisang juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi bagian dalam perut.
7. Mabuk
Salah satu cara ampuh untuk menyembuhkan mabuk adalah milkshake pisang, yang dimaniskan dengan madu. Pisang menenangkan perut dan tambahan madu, menormalkan kadar gula darah, sementara susu menenangkan dan menghidrasi tubuh anda.
8. Saraf
Pisang mengandung vitamin B yang membantu menenangkan sistem saraf. Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan kerja memicu orang untuk ngemil. Untuk menghindari nafsu ngemil seseorang perlu mengendalikan kadar gula darah dengan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam sekali. Pisang bisa dijadikan pilihan.
9. Mengontrol suhu tubuh
Di banyak daerah melihat pisang dapat menurunkan baik temperatur fisik dan emosional ibu hamil. Di Thailand, misalnya, ibu hamil akan makan pisang agar si jabang bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. (worldobseveronline.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat