Suara.com - Kematian aktor kawakan Robin Williams dengan cara gantung diri mengejutkan dunia. Robin merupakan aktor yang dikenal kocak dan sering menghibur penonton melalui aktinya di layar lebar.
Tindakan peraih Oscar dalam film The Good Will Hunting melakukan aksi gantung diri semakin memperkuat data bahwa kasus bunuh diri di kalangan lelaki berusia 45 hingga 59 tahun di Amerika sangat tinggi.
Berdasarkan data dari Centers for Disease Control & Prevention (CDCP), kasus bunuh diri lebih banyak dilakukan oleh orang dewasa. Angka bunuh diri tertinggi terjadi di kalangan lelaki dengan usia 45 tahun hingga 59 tahun. Sebanyak 30 dari 100.000 lelaki mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Sedangkan angka bunuh diri di kalangan perempuan jauh lebih rendah yaitu hanya 9 dari 100.000. Dari 1999 hingga 2009, angka kematian akibat bunuh diri di Amerika Serikat meningkat 50 persen. Alasan pelaku melakukan aksi bunuh diri masih belum jelas.
CDC memberikan sejumlah tanda-tanda yang dialami seseorang yang akan melakukan bunuh diri:
1. Selalu berbicara tentang keinginan untuk mati
2. Mencari cara untuk melakukan bunuh diri
3. Selalu berbicara tentang perasaan tidak ada harapan atau tidak ada tujuan dalam hidup
4. Merasa terperangkap atau mengalami sakit yang berkepanjangan
5. Merasa menjadi beban bagi orang lain
6. Mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang dengan intensitas tinggi
7. Merasa was-was, gelisah dan sembrono
8. Merasa terisolasi
9. Memperlihatkan amarah yang tinggi atau sering berbicara untuk melakukan balas dendam
10. Memperlihatkan mood yang kerap berubah-ubah
Semakin banyak tanda-tanda di atas dimiliki oleh seseorang, maka semakin tinggi potensi untuk melakukan aksi bunuh diri. Apabila salah satu teman anda memperlihatkan tanda-tanda di atas, maka jangan biarkan dia sendirian. Saran lain adalah jangan biarkan orang yang punya gejala untuk melakukan bunuh diri berdekatan dengan alat-alat yang bisa memunculkan api.
Di Amerika, api merupakan sarana yang paling sering dilakukan dalam melakukan aksui bunuh diri selain alkohol, obat-obatan terlarang atau senjata tajam. Cara lain untuk menghindari aksi bunuh diri adalah membawa orang yang mempunyai gejala di atas ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Tidak semua aksi bunuh diri bisa dicegah. Namun, masyarakat bisa melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin kepada mereka yang mengalami depresi dan berusaha untuk bunuh diri. (Forbes)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance