Suara.com - Kabar baik bagi Anda para pencinta kopi. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas menunjukkan, minum kopi dapat membantu mengurangi risiko kerusakan gigi, radang gusi dan tulang rahang.
Kesimpulan ini diambil setelah tim mempelajari lebih dari 1.000 orang selama 30 tahun. Penelitian itu menemukan mereka yang minum secangkir kopi atau lebih setiap hari, lebih sedikit mengalami kerusakan gigi yang dapat menyebabkan gigi goyah dan akhirnya tanggal.
Para peneliti juga tidak menemukan tanda lain kerusakan gigi seperti gusi berdarah ataupun plak gigi pada penggemar berat kopi. Para peneliti percaya bahwa antioksidan yang dikandung kopi dapat menjelaskan menjadi pelindung gigi.
"Mereka (antioksidan pada kopi, red) bisa menghentikan proses inflamasi yang dapat merusak gusi dan tulang rahang yang mendukung gigi," terang Raul Garcia, DMD yang menyusun laporan tersebut.
Dr, Garcia menambahkan kopi memang akan menyebabkan noda pada gigi. Tetapi hal ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena tidak akan mengarah pada kerusakan gigi. Selain itu sifat kopi yang relatif kurang asam dibanding minuman lain seperti jus buah, soda, dan minuman energi juga lebih aman untuk gigi.
Sementara itu sebuah penelitian yang dirilis di British Journal of Nutrition, menyebut mereka yang tidak meminum kopi leboh berisiko mengalami penipisan enamel pelindung gigi. (menshealth.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh