Suara.com - Sebuah penelitian terkini menunjukkan bahwa obesitas lebih mungkin memberikan kontribusi untuk asma daripada sebaliknya.
Selama bertahun-tahun, dokter telah mengetahui bahwa ada hubungan antara obesitas dan asma, tetapi sulit untuk menentukan saat kondisi awal seperti apa yang membuat obesitas pada anak bisa memicu asma.
"Sejumlah studi mendukung adanya hubungan antara obesitas dan asma pada orang dewasa yang menunjukkan bahwa kelebihan berat badan dan obesitas dapat dijadikan tanda awal asma," kata pemimpin penulis studi Perdita Permaul dari Rumah Sakit Umum Massachusetts di Amerika Serikat (AS).
Lebih lanjut ia mengatakan: "Tidak ada banyak bukti untuk anak-anak, tetapi perkembangan menunjukkan bahwa obesitas bisa mengarah ke asma, tampaknya mungkin daripada sebaliknya," tambah Permaul.
Mengutip sebuah studi yang menunjukkan bahwa pertumbuhan yang cepat dalam indeks massa tubuh (BMI) selama dua tahun pertama kehidupan meningkatkan risiko asma hingga enam tahun, tim menunjukkan bahwa onset dan durasi obesitas dan komposisi kelebihan lemak dapat mempengaruhi fungsi paru-paru.
"Kebanyakan anak-anak yang menderita asma juga memiliki alergi," kata Michael Foggs, Presiden, American College of Allergy, Asma dan Imunologi (ACAAI).
Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Annals of Allergy, Asma dan Imunologi. (Times of India)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Rumah Ambruk, Diding Boneng Kini Sakit Asma
-
Waspada! Obesitas Dewasa RI Melonjak, Kenali Bahaya Lemak Perut yang Mengintai Nyawa
-
Alarm Kesehatan Nasional: 20 Juta Warga RI Hidup dengan Diabetes, Jakarta Bergerak Melawan!
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD