Suara.com - Anda yang tidak berusaha untuk hamil, tetapi mengalami telat haid sering merasa khawatir dengan kondisi tersebut.
Padahal telat 'datang bulan' tidak selalu otomatis pertanda Anda hamil lho! Ada banyak penyebab mengapa gangguan tersebut bisa terjadi.
Lantas, apa saja yang membuat menstruasi Anda datang tidak teratur setiap bulannya?
1. Penurunan berat badan drastis
Penurunan berat badan secara drastis dapat mengganggu kelancaran sirkulasi bulanan Anda. Karena telur Anda tidak bisa berovulasi dengan baik, karena tubuh tidak memiliki banyak estrogen di dalamnya.
2. Stres
Jika Anda sedang stres, ada bagian otak yang berfungsi untuk mengatur siklus menstruasi. Bagian ini disebut hipotalamus yang sangat sensitif terhadap stres. Jadi, ketika Anda stres maka hipotalamus menjadi terganggu yang menyebabkan siklus menstruasi pun terganggu.
3. Masalah dengan tiroid
Kelenjar tiroid terletak di samping leher yang berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh dan sistem tubuh lainnya. Oleh karena itu ketika kelenjar tiroid bermasalah, dapat berdampak pada siklus bulanan Anda.
4. Gangguan ovarium
Gangguan ovarium seperti gejala ovarium polikistik (PCOS) dapat mengganggu siklus bulanan Anda. Karena PCOS sendiri adalah ketidakseimbangan estrogen, progesteron, dan testosteron dapat mengurangi ovulasi. Hal ini dapat membuat siklus menstruasi Anda jadi tidak teratur.
5. Penyakit kronis
Penyakit kronis seperti penyakit celiac juga bisa membuat siklus menstruasi Anda terlambat. Penyakit Celiac itu sendiri adalah penyakit yang ditandai dengan intoleransi gluten.
6. Penggunaan kontrasepsi
Penggunaan kontrasepsi dapat menyebabkan efek tertundanya menstruasi. Karena beberapa alat kontrasepsi seperti suntikan, IUD, atau pil KB dapat mengganggu hormon tubuh Anda.
7. Menopause dini
Menopause biasanya dialami oleh perempuan pada usia 40 tahun ke atas. Namun, jika di bawah usia tersebut terjadi menopause, maka dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi Anda. (Womenshealthmag)
Tag
Berita Terkait
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
-
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus