Suara.com - Gaya hidup yang Anda jalani saat ini menentukan kualitas hidup dan kesehatan tubuh Anda. Jika Anda menjalani gaya hidup sehat, maka kesehatan Anda akan dipertahankan sampai tua.
Namun jika Anda memiliki gaya hidup tidak sehat dan Anda tidak segera berubah, bukan tidak mungkin bila penyakit bisa datang tiba-tiba. Berikut adalah beberapa gaya hidup yang berbahaya bagi kesehatan tubuh yang sayangnya sering tidak disadari oleh orang:
1. Ponsel dan bantal
Menurut sebuah studi medis diketahui bahwa 8 dari 10 orang tidur dengan meletakkan ponsel di samping atau di bawah bantal. Mereka tidak menyadari bahwa kebiasaan ini bisa membahayakan kesehatan mereka. Salah satu contoh adalah berkas 'cahaya biru' yang berasal dari layar ponsel. Sinar ini dapat merusak mata dan kesehatan otak.
Penelitian telah menunjukkan bahwa cahaya biru akan menekan sekresi hormon melatonin di malam hari dan dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Untuk menghindari hal ini, jangan pernah menempatkan ponsel Anda di bawah bantal saat tidur. Menempatkan ponsel setidaknya 20 cm dari bantal Anda untuk mengurangi radiasi sebesar 98 persen. Namun sebenarnya mematikan ponsel merupakan pilihan terbaik.
2. Siklus bulanan
Kebanyakan perempuan cenderung mengabaikan penyimpangan yang terjadi dalam siklus bulanannya. Penyimpangan tersebut termasuk siklus yang tidak teratur, nyeri yang berlebihan, dan serangkaian gejala lain. Bahkan bisa menjadi awal dari gejala mioma, tumor bahkan kanker.
"Selalu menulis siklus bulanan sehingga Anda dapat memantau apakah memiliki jadwal rutin bulanan yang teratur atau tidak. Dan ketika Anda menemukan ada sesuatu yang salah, segera kunjungi dokter kandungan untuk mendapatkan perawatan medis," tulis studi tersebut.
3 Duduk terlalu lama
Tanpa disadari, duduk terlalu lama bisa mengundang munculnya berbagai penyakit kronis. Salah satunya adalah nyeri punggung. Bahkan, sekitar 7 dari 10 orang harus mengunjungi klinik fisioterapi untuk mengobati gangguan tulang belakang mereka disebabkan oleh duduk terlalu lama.
Selain merusak bentuk tubuh, duduk terlalu lama dapat menyebabkan obesitas dan awal penyakit kronis. Oleh karena itu, jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk duduk terlalu lama, selalu mengambil waktu untuk aktivitas fisik seperti berjalan untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.
4. Kesehatan kulit
Sebagian besar dari Anda mungkin merasa bahwa menngoles tabir surya tidak terlalu penting. Padahal terlalu banyak paparan sinar matahari pada kulit dapat menyebabkan munculnya kanker kulit. Oleh karena itu, setiap kali Anda akan melakukan kegiatan di luar ruangan, selalu memakai tabir surya pada kulit, terutama di bawah sinar matahari langsung.
Pilih tabir surya yang sesuai dengan kegiatan di luar ruangan Anda. Mengubah gaya hidup adalah salah satu cara termudah untuk menjaga kesehatan. Oleh karena itu, sekali Anda menyadari bahwa gaya hidup Anda tidak benar, segeralah untuk mengubahnya agar terhindar dari berbagai penyakit. (Medic Magic)
Tag
Berita Terkait
-
Dilema Generasi Muda Masa Kini: Antara Gaya Hidup dan Kecemasan Finansial
-
Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini
-
Eco-Friendly, Mengapa Gaya Hidup Ramah Lingkungan Terasa Sulit Terjangkau?
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya