Suara.com - Selama ini milyuner dermawan, Bill Gates dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah pendidikan dan kesehatan.
Dan saat ini, salah satu orang terkaya di dunia itu sedang mengembangkan kondom 'generasi berikutnya' yang super tipis seperti kulit.
Kondom yang menawarkan kenikmatan seksual yang lebih baik dan dapat membantu pengendalian populasi ini baru kali pertama dibiayai oleh investor dunia itu.
Tahun lalu pendiri Microsoft itu menawarkan dana sebesar 100.000 dolar atau sekitar Rp1,2 Miliar dalam bentuk hibah untuk mengembangkan kondom tersebut melalui Bill dan Melinda Gates Foundation Grand Challenges in Global Health.
"Sepertinya ada beberapa bahan teknologi yang akan mampu menciptakan (kondom) dengan sangat tipis, bahan tipis", kata Gates di New Delhi.
Yayasan yang berbasis di Seattle tersebut telah memberikan dana hibah sebesar 100,000 dolar tersebut ke Universitas Manchester untuk meneliti kondom yang menggunakan bahan kondusif super-ringan yang dikenal sebagai graphene.
Dana hibah dengan jumlah yang sama juga diberikan kepada Universitas Oregon untuk membuat kondom polyurethane yang akan membuat segel di sekitar penis dan memiliki ketebalan kurang dari setengah ketebalan kondom terbaik yang saat ini ada.
Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka ingin membuat kondom super tipis tetapi memiliki kekuatan yang super agar penggunanya merasa seperti tak menggunakan kondom. Ini sangat penting, karena banyak lelaki yang masih enggan memakai kondom lantaran mengurangi kenikmatan seksual.
Dengan diciptakannya kondom super tipis tersebut, maka akan mendorong lebih banyak pasangan untuk menggunakan kondom sehingga bisa mencegah kehamilan dan membantu mencegah penyebaran virus menular seksual seperti HIV.
Yayasan ini mengatakan bisa menyediakan dana lebih lanjut hingga 1 juta dolar untuk mengembangkan kondom baru tersebut. (News.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Mantan Istri Bill Gates Tanggapi Epstein Files, Singgung 'Masa Menyakitkan Pernikahan'
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan