Suara.com - Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi mengungkapkan rasa prihatinnya dengan banyaknya kasus kanker yang menimpa anak-anak.
"Penyakit infeksi, kecuali HIV, mengalami peningkatan. Sementara, hampir semua penyakit menular turun," ujar Nafsiah usai peresmian pabrik obat kanker, di Cikarang, Jawa Barat, Senin (22/9/2014).
Menurut Menkes, hal ini tak lepas dari meningkatnya perekonomian masyarakat yang membawa dampak perubahan gaya hidup. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, ujarnya, prevalensi kanker di Indonesia sudah mengkhawatirkan yakni mencapai 1,4 per 1.000 penduduk. Kanker juga tercatat sebagai penyebab kematian nomor tujuh.
"Karena polusi dan gaya hidup, saat ini kanker tidak hanya diderita orang tua, tetapi juga anak-anak," jelasnya.
Sementara berdasarkan Sistem Informasi RS (SIRS) pada Februari 2014, jumlah pasien rawat jalan maupun rawat inap pada kanker payudara terbanyak yaitu 12.014 orang (28,7 persen) dan kanker serviks 5.349 orang (12,8 persen).
Baru disusul kanker darah (leukimia) sebanyak 4.342 orang (10,4 persen), lymphoma 3.486 orang (8,persen) dan kanker paru 3.244 orang (7,8 persen).
Menkes mengharapkan pabrik obat kanker yang baru berdiri tersebut dapat memberi kemudahan bagi pasien kanker untuk mendapatkan obat yang bermutu, efektif dan aman.
"Selama ini, sebagian besar obat kanker diimpor. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memasukkan obat ini dalam formularium nasional," tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?