Suara.com - Pangeran Harry dari Inggris, pada Senin (1/12/2014), akan membongkar salah satu rahasia hidupnya yang paling memalukan sebagai bagian dari keikutsertaannya dalam kampanye hari AIDS internasional yang jatuh pada hari ini.
Harry bersama beberapa artis dunia seperti Nicole Scherzinger, Gemmar Arterton, dan Paloma Faith akan mengungkap rahasia-rahasia hidup mereka dalam tayangan video dalam kampanye berjudul #FeelNoShame itu.
"Untuk menunjukkan dukungan bagi anak-anak di Lesotho dan mengurangi stigma semua penderita HIV, kami mengubah hari AIDS Dunia menjadi hari ketika tak seorang pun takut mengungkap rahasia-rahasia hidup mereka," kata Harry.
Lesotho memang punya kenangan tersendiri dalam hidup Harry. Pada 2004 dia berkunjung ke negara Afrika itu dan menyaksikan anak-anak yatim piatu yang menderita AIDS. Dua tahun kemudian dia mendirikan organisasi Sentebale untuk membantu anak-anak tersebut.
"Bersama-sama kita bisa melawan stigma terhadap penderita HIV dan memberikan anak-anak itu masa kecil yang pantas mereka kecap," imbuh dia.
Lesotho adalah negara dengan penderita AIDS terbesar ketiga di dunia, setelah Swaziland dan Botswana. Lebih dari 37.000 dari 500.000 anak di Lesotho mengidap AIDS dan sekitar 200.000 anak kehilangan orang tua karena penyakit tersebut.
Rencananya pada pukul 1 siang waktu London, Inggris atau sekitar pukul 18.00 WIB, Harry akan mengumumkan salah satu rahasia terbesar dalam hidupnya.
Harry meluncurkan kampanye itu sendirian pada 28 November silam, dengan meluncurkan video dari sebuah situs bernama FeelNoShame.Today.
Kampanye itu sendiri bertujuan untuk menekankan bahwa menghapus rasa malu dan stigma bisa menyelamatkan nyawa para penderita HIV, mendorong para penderita untuk mencari pertolongan medis, memberi edukasi tentang penyakit yang diderita, dan mencegah penyebaran virus mematikan itu. (Daily Mail)
Berita Terkait
-
Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Berhasil Lewati Masa Terberat dalam Hidup, Semangat Baru ODHIV di Tahun 2026
-
HIV Sudah Bisa Dikendalikan, Stigmanya Belum
-
1 Desember Memperingati Hari Apa? Dari AIDS Sedunia hingga Kemerdekaan Rumania
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI