- Kondisi stabilitas harga ini sangat positif untuk menjaga pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU).
- PT Indosat Tbk (ISAT) berhasil mempertahankan posisinya sebagai saham pilihan utama (top pick).
- Saham-sektor ini dilaporkan masih diperdagangkan pada level valuasi yang sangat atraktif dan tergolong murah
Suara.com - Persaingan industri telekomunikasi tanah air yang kian sehat dan rasional memicu optimisme baru di kalangan analis pasar modal.
Lembaga sekuritas BNI Sekuritas resmi menaikkan pandangan investasi (view sector) jangka pendek 3 bulan untuk industri telekomunikasi menjadi Overweight dari yang sebelumnya Neutral.
Perseroan juga tetap mempertahankan status Overweight untuk jangka panjang 12 bulan ke depan.
Keputusan peningkatan rating sektor ini didasarkan pada hasil pemantauan saluran distribusi (channel checks) terbaru. Data di lapangan mengindikasikan bahwa peta kompetisi tarif antardistributor tetap berjalan secara rasional pasca-pemberlakuan regulasi pendaftaran kartu perdana berbasis biometrik.
BNI Sekuritas menilai, kondisi stabilitas harga ini sangat positif untuk menjaga pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU).
Di antara jajaran emiten halo-halo, PT Indosat Tbk (ISAT) berhasil mempertahankan posisinya sebagai saham pilihan utama (top pick).
Daya tarik ISAT ditopang oleh kesuksesan korporasi dalam merampungkan proses pemisahan unit bisnis serat optik (fiber carve-out) serta kepemilikan struktur neraca keuangan yang sangat sehat.
Lebih lanjut, emiten ini memiliki fleksibilitas keuangan yang tinggi berkat kepemilikan dana kas jumbo senilai Rp9,9 triliun.
Likuiditas yang melimpah tersebut memberikan ruang opsi strategis yang luas bagi manajemen untuk mengalokasikannya ke dalam berbagai inisiatif pertumbuhan bisnis baru atau mendistribusikannya kembali kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen.
Baca Juga: BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
Di sisi lain, daya pikat investasi di sektor telekomunikasi Indonesia secara keseluruhan juga diperkuat oleh faktor valuasi. Hingga saat ini, saham-sektor ini dilaporkan masih diperdagangkan pada level valuasi yang sangat atraktif dan tergolong murah, yakni berada di kisaran mendekati 4.0 kali EV/EBITDA untuk proyeksi tahun fiskal 2026.
Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai sarana informasi jurnalistik terkait riset pasar modal dan analisis kinerja emiten, serta tidak dimaksudkan sebagai bentuk rekomendasi, ajakan, atau instruksi mutlak untuk membeli atau menjual saham tertentu (TLKM, ISAT, EXCL). Kinerja saham di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Transaksi di pasar modal mengandung risiko finansial yang tinggi akibat fluktuasi harga saham, perubahan kebijakan regulasi spektrum, dan kondisi makroekonomi. Investor diwajibkan melakukan riset mandiri secara mendalam (Due Diligence) sebelum mengambil keputusan investasi.
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan
-
Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram
-
IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat
-
IHSG Lanjutkan Tren Positif di Awal Perdagangan, RANS Masih Diburu
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran