Suara.com - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Journal of Consulting and Clinical Psychology menyebutkan bahwa lelaki yang memiliki kebiasaan merokok dan minum alkohol cenderung sulit ketika akan berhenti merokok.
Riset yang dilakukan oleh tim peneliti dari Yale Cancer Center dan Yale School of Medicine juga menemukan bahwa sekalipun mereka memiliki usaha dan waktu yang lebih keras untuk berhenti merokok dibanding perokok yang tidak minum alkohol upaya untuk berhenti merokok tetap sulit.
Namun peneliti menambahkan jika perokok tersebut menjalani konseling telepon untuk membantunya berhenti merokok, hasil positif bisa terjadi.
Penelitian ini juga menyebutkan bahwa perokok sekaligus peminum alkohol memiliki risiko yang lebih besar mengalami berbagai masalah kesehatan seperti kanker dibanding perokok yang tidak mengonsumsi alkohol.
Dalam riset ini juga disebutkan indikator konsumsi alkohol yang berbahaya didefinisikan konsumsi 14 minuman per minggu bagi lelaki dan 7 minuman per minggu bagi perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling melalui telepon bagi para perokok sekaligus peminum alkohol secara signifikan bisa membantu mereka untuk berhenti merokok. Namun tentunya mereka harus mengurangi konsumsi alkoholnya jika ingin benar-benar berhenti merokok. (Zeenews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS