Suara.com - Yoga ternyata bagus untuk menghindari manusia dari penyakit jantung, terutama jika Anda tidak bisa melakukan olahraga berat, demikian hasil sebuah penelitian di Belanda, seperti diulas BBC Selasa (16/12/2014).
Dalam studi itu, Myriam Hunink dari Universitas Erasmus, Rotterdam, Belanda menganalisis kembali 37 penelitian terkait yoga yang melibatkan hampir 3000 orang. Hasil studinya menunjukkan bahwa yoga bisa meredam beberapa faktor pemicu penyakit jantung seperti darah tinggi dan kolesterol.
Hunink membandingkan orang yang mempraktekan yoga dengan mereka yang tidak berolahraga sama sekali dan menemukan bahwa, bentuk olah tubuh asal India itu bisa menurunkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
Sedangkan ketika dibandingkan dengan orang yang rutin berolahraga lain, seperti lari, yoga dinilai memberikan efek positif yang sama terhadap kesehatan jantung.
"Hasil riset ini menunjukkan bahwa yoga punya potensi dan dalam pandangan saya, bisa dimanfaatkan untuk mengurangi risiko penyakit," kata Hunink yang risetnya diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology.
Meski demikian para ahli tidak merinci mengapa yoga bisa mengurangi risiko sakit jantung. Mereka menduga efek menenangkan saat mempraktikan yoga adalah faktor penting dalam meredam tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Yoga sendiri adalah bentuk olah tubuh purba yang fokus pada kekuatan, fleksibilitas, dan pernafasan, yang tujuannya untuk meningkatkan kebugaran tubuh serta mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS