Suara.com - Jumlah korban tewas akibat virus Ebola di Afrika Barat terus bertambah. Data terbaru yang dikeluarkan Badan Kesehatan PBB (WHO) di laman resminya menunjukkan, jumlah korban yang tewas mencapai 7.373 jiwa dari 19.031 kasus.
Jumlah itu naik dari data terakhir yang dirilis WHO pada 17 Desember lalu. Dalam tiga hari, jumlah korban yang tewas bertambah hampir 500 jiwa yang berasal dari Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Jumlah korban tewas terbanyak terjadi di Liberia yaitu 3.346 jiwa dan Sierra Leone berjumlah 2.477 jiwa.
Masih tingginya jumlah korban tewas di Sierra Leone membuat sejumlah kalangan mempertanyakan kebijakan yang diambil pemerintah setempat dalam menghadapi penyebaran virus tersebut. Sejak minggu lalu, pemerintah Sierra Leone melakukan operasi besar-besaran guna membatasi penyebaran epidemic Ebola.
Dalam pidato nasional di televisi, Presiden Ernest Bai Koroma melarang semua warga negaranya untuk keluar dari wilayahnya dan bepergian ke wilayah lain. Operasi tersebut disebut Operation Western Area Surge. Selain itu, Ernest juga membatasi pertemuan publik dalam jumlah besar. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi