Suara.com - Sebuah studi baru-baru menunjukkan polusi udara mampu meningkatkan risiko kecacatan bawaan pada bayi yang baru lahir.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis data dari 216.730 bayi yang lahir di Israel antara tahun 1997 dan 2004.
Selain itu, data polusi udara yang mengandung sulfur dioksida (SO2), partikulat (PM10), nitrogen oksida (NOx), dan ozon (O3) juga dikumpulkan untuk dianalisis.
Dengan menggunakan sistem informasi geografis, paparan polusi udara selama trimester pertama hingga seluruh kehamilan dinilai untuk setiap perempuan yang disesuaikan dengan tempat tinggalnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan polutan PM10 dan NOx yang dihadapi bumil (ibu hamil) pada seluruh periode kehamilan berpengaruh dengan peningkatan risiko cacat bawaan pada sang anak. Potensi cacat tertentu ini terlihat dari adanya polutan PM10 dan NOx dalam sistem peredaran darah bumil.
Para peneliti menyimpulkan bahwa paparan polusi udara yang tinggi selama kehamilan bisa menimbulkan masalah yang merugikan. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026