Suara.com - Menyusui terutama bagi ibu yang baru kali pertama memiliki momongan merupakan pengalaman berharga yang amat menakjubkan.
Ada banyak manfaat yang dirasakan baik oleh ibu maupun bayi selama menjalani masa-masa ini.
Namun ada beberapa hal yang mungkin belum semua ibu ketahui fakta apa saja yang bakal dialaminya selama menyusui sang buah hati.
Berikut adalah beberapa fakta mengejutkan dari air susu ibu (ASI):
1. ASI tak selalu berwarna putih
ASI biasanya putih atau berwarna krem, tetapi bisa juga hijau, biru, kuning, atau oranye. Anda juga mungkin akan melihat ASI lebih encer atau kental pada hari berikutnya. "Ini adalah normal dan ibu baru tidak perlu khawatir," kata Sara Chana Silverstein, konsultan laktasi internasional.
2. Salah satu payudara akan menghasilkan lebih banyak ASI
Ini sama halnya saat salah satu tangan atau mata Anda lebih besar. Begitu pula dengan payudara, mungkin juga memiliki ukuran berbeda. Para ahli menyarankan agar para ibu mengawali menyusui pada bagian payudara yang terakhir dipakai menyusui. Hal ini akan membantu menyeimbangkan produksi ASI.
3. Payudara akan bertambah besar
Jangan terkejut jika payudara Anda jauh lebih besar daripada sebelumnya. Hal ini terjadi akibat adanya peningkatan volume susu. Jadi, ini merupakan kondisi yang normal terjadi.
4. ASI tidak hanya keluar dari puting payudara
Ada sekitar 15 sampai 25 saluran susu di masing-masing payudara. Ada beberapa pori-pori di masing-masing payudara yang juga memproduksi ASI.
5. Bisa terjadi kebocoran ASI
Ibu menyusui harus terus membawa breast pad (bantalan payudara). Ini penting untuk diperhatikan, karena saat Anda tidak sedang menyusui, bisa jadi ASI akan terus merembes keluar. Ini bisa terjadi jika memang sudah waktunya menyusui, tetapi Anda tidak sedang berada dekat dengan bayi.
6. Seks bisa menyakitkan
Saat menyusui, jumlah estrogen akan berkurang dan ini membuat vagina Anda kering sehingga hubungan seks terasa menyakitkan.
Selain keenam fakta tersebut masih ada lagi beberapa fakta lainnya. Apa saja? Simak di artikel selanjutnya ya. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya
-
Bukan Cuma Kampanye, Ji Chang Wook Punya Alasan Mendalam Ikut Proyek Amal di Indonesia
-
5 Fakta Unik Ghost In the Cell, Sindiran untuk Indonesia hingga Kolaborasi Ilustrator Kelas Dunia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak