Suara.com - Menyusui terutama bagi ibu yang baru kali pertama memiliki momongan merupakan pengalaman berharga yang amat menakjubkan.
Ada banyak manfaat yang dirasakan baik oleh ibu maupun bayi selama menjalani masa-masa ini.
Namun, ada beberapa hal yang mungkin belum semua ibu ketahui fakta apa saja yang bakal dialaminya selama menyusui sang buah hati.
Berikut adalah lanjutan beberapa fakta mengejutkan mengenai air susu ibu (ASI), dari artikel sebelumnya:
7. Produksi ASI bisa berlebihan
Beberapa perempuan bisa memproduksi ASI secara berlebihan, bahkan bisa menyebabkan bayi tersedak karena produksi ASI yang deras. Bila Anda mengalami hal ini konsultasikan ke dokter tentang teknik yang dapat membantu memperlambat aliran.
8. Moody
Oksitosin, hormon yang mengkontraksi otot-otot di saluran susu membuat Anda merasa tenang dan santai bahkan mengantuk. Namun beberapa ibu menyusui dengan produksi ASI yang berlebih justru mengalami mual, lemah, berkeringat dan cemas.
9. Tidak perlu ekstra kalsium
Minum susu tidak akan membantu Anda memproduksi ASI, tapi menyusui dapat menyebabkan kepadatan tulang menurun. Tetapi, saat Anda berhenti menyusui, kepadatan tulang Anda akan terbentuk kembali. The National Academy of Sciences merekomendasikan ibu menyusui mendapatkan 1.000 miligram kalsium setiap hari dari susu, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian. Selain itu, latihan angkat beban juga dapat mencegah osteoporosis.
10. Saat orgasme, payudara bisa bocor
Hormon oksitosin akan dilepaskan saat Anda orgasme. Hal ini bisa menyebabkan kebocoran sehingga tetap disarankan memakai bra, lengkap dengan bantalan payudara saat Anda berhubungan seks.
11. Makan lebih banyak, berat badan tetap turun
Ibu menyusui membutuhkan 300 dan 500 kalori ekstra per hari. Namun tidak perlu khawatir, karena porsi makan yang lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan kalori Anda. Bahkan, banyak studi yang menyebut bahwa menyusui membantu bobot ibu turun lebih cepat.
12. Periode menstruasi mungkin berhenti
Jika Anda menyusui secara eksklusif bahkan masih tetap memompa ASI, kemungkinan Anda tidak akan mengalami menstruasi. Beberapa perempuan akan kembali pada siklus menstruasi enam minggu setelah melahirkan, saat mulai menyapih atau berhenti menyusui sama sekali. (Foxnews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia