Suara.com - Dalam studi sebelumnya para ilmuwan telah menjelaskan bahwa makan jeruk lebih baik daripada minum jus jeruk, karena dinilai minuman ini tinggi gula.
Namun ilmuwan lain menemukan bahwa ada nutrisi tertentu dalam jus jeruk yang justru akan lebih mudah diserap oleh tubuh ketimbang dikonsumsi dalam bentuk buah yang belum diproses.
Ralf Schweiggert, Julian Aschoff dan rekan mencatat bahwa jeruk yang dikemas dengan nutrisi seperti karotenoid dan flavonoid yang berpotensi dapat membantu menurunkan risiko seseorang untuk menderita kanker tertentu dan penyakit kardiovaskular. Tetapi banyak orang lebih memilih untuk minum segelas jus jeruk daripada makan buah.
Para peneliti menemukan bahwa produksi jus jeruk yang dipasteurisasi sedikit menurunkan kadar karotenoid dan vitamin C. Tetapi pada saat yang sama, secara signifikan meningkatkan penyerapan karotenoid dan vitamin C dalam tubuh.
Temuan ini tentu saja bertentangan dengan kebijaksanaan konvensional. Meskipun jus jeruk secara dramatis mengurangi tingkat flavonoid, tetapi dapat diserap oleh tubuh lebih maksimal ketimbang bila dimakan dalam bentuh buah.
Studi ini dipublikasikan di ACS 'Journal of Agricultural and Food Chemistry. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa