Suara.com - Bagi perempuan, bokong yang besar merupakan salah satu hal yang diidam-idamkannya setelah payudara besar. Bagian tubuh yang aduhai ini juga dapat membuat para lelaki tergila-gila kepada kaum Hawa ini.
Namun tahukah Anda bahwa bokong bukan hanya soal penampilan, beberapa gangguan kesehatan ternyata bisa diidentifikasi lho melalui bentuk bokong perempuan.
Lantas, gangguan kesehatan apa saja yang terkait dengan bokong? Yuk, ketahui kelanjutannya dari artikel sebelumnya.
3. Folikulitis
Folikulitis merupakan kondisi dimana muncul benjolan kecil seperti jerawat di bagian bokong yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur dari pakaian dalam yang Anda kenakan. Ini merupakan tanda bahwa Anda harus segera menjaga kebersihan diri dan memastikan pakaian dalam yang Anda kenakan terbebas dari jamur dan bakteri.
Meski tidak terlalu berbahaya, kondisi ini bisa membuat Anda tidak percaya diri saat mengenakan bikini ketika berlibur. Biasanya masalah ini juga akan hilang dalam beberapa hari, namun mengunjungi dokter kulit merupakan cara terbaik untuk menghilangkan infeksi ini.
4. Bokong turun tanda otot lemah
Pantat yang tampak turun bahkan bergelambir bisa jadi pertanda otot inti yang lemah. Menurut pakar sekaligus pendiri Bloom Pilates, otot punggung bagian dalam membantu menstabilkan tulang belakang. Ketika mereka melemah maka dapat mempengaruhi bentuk punggung seseorang.
Jika pinggul terlihat sedikit lebih tebal, bisa jadi kaki Anda bermasalah. Bloom menjelaskan jika kaki yang lemah bisa menyebabkan tulang paha bergerak ke luar sehingga pinggul tampak lebih tebal. Bila Anda mengalami hal ini jangan terlalu khawatir, karena masalah ini tak terlalu serius dan bisa dipulihkan melalui aktivitas fisik secara rutin dan tepat.
Jadi, mulai sekarang jangan anggap sepele kondisi dan bentuk bokong Anda ya, sebab bila tak segera diatasi secara tepat, bukan tak mungkin dalam jangka panjang akan menimbulkan masalah serius. (Medical Daily)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?