Suara.com - Selain bisa disantap dalam keadaan segar, buah juga bisa dinikmati dalam kondisi kering yang sering pula disebut buah kering.
Soal mana yang lebih baik bila dilihat dari segi nutrisi, tentu jawabannya adalah baik buah segar maupun kering mempunyai plus-minusnya. Yang terpenting adalah apakah buah yang Anda konsumsi tersebut mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh.
Di satu sisi, buah-buahan kering memang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan buah-buahan segar seperti praktis dibawa kemana-mana. Selain itu, mikroorganisme yang mungkin menyebabkan Anda sakit ketika dicerna tidak lagi hidup dalam buah-buahan kering, karena kebanyakan dari buah kering terkadang perlu direbus sebelum dikeringkan.
Meski buah-buahan kering tanpa zat aditif memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar, Anda tetap harus mengonsumsinya dalam porsi wajar mengingat buah kering mengandung lebih banyak kalori daripada buah segar.
Sebenarnya manfaat apa lagi yang membuat Anda harus memasukkan buah kering dalam diet?
1. Antioksidan
Penelitian telah mengungkapkan tentang beberapa buah-buahan kering menjadi sumber yang baik dari antioksidan tertentu yang melawan banyak penyakit seperti kanker, penyakit jantung, osteoporosis, diabetes, dan penyakit degeneratif otak.
2. Fiber
Buah-buahan kering diyakini mengandung lebih banyak serat daripada porsi yang sama dari buah-buahan segar. Serat sangat penting untuk menjalankan sistem pencernaan kita lancar. Buah-buahan kering seperti aprikot dan kismis adalah sumber serat yang baik. Studi menunjukkan bahwa serat juga dapat membantu mencegah obesitas, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
3. Kendalikan kolesterol dan tekanan darah
Buah-buahan kering seperti kacang mete, almond, pistachio dan kismis dinilai sangat efektif dalam mengendalikan kolesterol. Makan buah-buahan tersebut tidak hanya membantu dalam mengurangi kadar kolesterol yang tinggi, tetapi juga membantu dalam meningkatkan sirkulasi darah. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa