Ilustrasi tanaman ganja. (Shutterstock)
Beberapa penelitian sebelumnya memang telah menunjukkan bahwa ganja dalam dosis tertentu memang memiliki manfaat kesehatan. Dan, studi terkini juga menunjukkan bajwa Marijuana atau ganja dapat membunuh sel-sel kanker bahkan mengecilkan tumor otak.
Studi oleh National Institute on Drug Abuse (NIDA) yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) ini menunjukkan ekstrak ganja dapat membantu meningkatkan dampak terapi radiasi.
Menurut laporan, penelitian pada hewan terbaru menunjukkan bahwa ganja dapat membunuh sel kanker tertentu dan mengurangi ukuran salah satu jenis tumor otak yang paling serius.
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak tersebut, bila digunakan dengan radiasi, meningkatkan efek radiasi untuk membunuh sel kanker. (Mirror)
Studi oleh National Institute on Drug Abuse (NIDA) yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) ini menunjukkan ekstrak ganja dapat membantu meningkatkan dampak terapi radiasi.
Menurut laporan, penelitian pada hewan terbaru menunjukkan bahwa ganja dapat membunuh sel kanker tertentu dan mengurangi ukuran salah satu jenis tumor otak yang paling serius.
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak tersebut, bila digunakan dengan radiasi, meningkatkan efek radiasi untuk membunuh sel kanker. (Mirror)
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?