Suara.com - Makanan dengan jenis fermentasi sudah ada sejak dulu dan sering dikonsumsi oleh banyak orang di seluruh dunia. Namun kini, makanan fermentasi kembali tren, khususnya untuk diet sehat.
Banyak orang memilih makanan fermentasi karena membantu dalam meningkatkan nilai gizi makanan. Makanan ini juga memiliki beberapa manfaat lainnya.
Berikut beberapa manfaat makanan fermentasi:
1. Pencernaan
Makanan fermentasi mudah dicerna karena mengandung probiotik. Proses fermentasi membantu dalam membuat makanan lebih mudah dicerna agar tidak sulit mencerna selulosa dalam makanan.
2. Kaya enzim
Tubuh memerlukan enzim untuk menyerap, mencerna dan menggunakan nutrisi dalam makanan seseorang. Semakin Anda tua, pasokan tubuh dari enzim dapat berkurang, yang dapat menyebabkan beberapa penyakit.
3. Detoksifikasi
Makanan fermentasi membantu dalam detoksifikasi tubuh. Ini menguntungkan untuk melawan bakteri dalam makanan yang Anda cerna.
Makanan fermentasi juga dapat mengembalikan keseimbangan bakteri dalam usus. Selain itu, bagi mereka yang menderita intoleransi laktosa, sembelit, sindrom iritasi usus besar, infeksi jamur, alergi dan asma dapat lebih sehat jika mereka memasukkan makanan fermentasi dalam diet mereka. (Times of India)
Berita Terkait
-
Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
-
Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter