Suara.com -
Pernahkah Anda berpikir mengapa dokter memeriksa lidah Anda ketika Anda sakit? Yah, dia tidak hanya memeriksa peradangan lidah tetapi juga melihat warna lidah Anda.
Kebanyakan dari kita berpikir bahwa lidah hanya untuk mencicipi easa dan berbicara. Namun, fungsi lidah bukan hanya sekadar itu.
Lidah terdiri dari satu set otot yang bergabung bersamaan, sehingga dapat membantu kita untuk berbicara, mengecap rasa dan menelan. Lidah memiliki pasokan yang kaya akan pembuluh darah dan air liur yang terus mengalir agar bersih, sehingga mengecilkan pertumbuhan bakteri berbahaya.
Oleh karena itu, setiap perubahan warna, tekstur dan kelembaban lidah akan menentukan kondisi kesehatan Anda. Lidah yang sehat adalah yang berwarna pink.
Jika Anda bertanya-tanya bagaimana warna lidah Anda mengungkapkan masalah kesehatan Anda, di sini kami akan membantu Anda menjelaskannya seperti dilansir dari Boldsky:
1. Lidah merah
Panas yang tak normal yang dihasilkan dalam tubuh Anda membuat lidah memerah dan muncul bengkak, karenanya lidah tampak merah. Kekurangan vitamin, demam berdarah adalah beberapa alasan mengapa lidah merah. Masukkan zat besi, vitamin B-12 dan vitamin B3 dalam diet harian Anda untuk mendapatkan jumlah yang cukup vitamin.
2. Lidah hitam
Jika Anda melihat lidah Anda berwarna hitam adalah, berhati-hatilah, karena ini termasuk kondisi yang berbahaya. Ini biasanya terjadi karena kebersihan mulut yang buruk.
Kadang-kadang bakteri dan ragi terjebak sepanjang permukaan pusat lidah, sehingga membuat lidah terlihat hitam. Merokok, minum terlalu banyak kopi dan kebiasaan makanan yang tidak sehat berkontribusi terhadap kondisi ini.
Ubahlah dengan kebiasaan baik untuk mendapatkan kondisi yang lebih baik.
3. Lidah kuning
Bagaimana jika warna lidah Anda kuning? Alasannya cukup mirip dengan lidah berwarna hitam. Lidah kuning terjadi karena pembentukan bakteri dan ragi pada permukaan lidah karena kurangnya kebersihan mulut yang baik. Sehingga, kebersihan mulut yang baik tentu akan membantu Anda untuk memecahkan masalah ini.
4. Lidah Cokelat
Lidah cokelat menunjukkan bentuk tahap awal kanker kulit yang disebut melanoma. Jika Anda lidah Anda memiliki warna cokelat yang telah berubah gelap, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda segera.
5. Lidah ungu
Bronkitis kronis, kadar kolesterol tinggi dan asupan berat makanan dingin adalah beberapa alasan ungu lidah. Untuk membuatnya kembali normal, Anda bisa mulai mengkonsumsi bawang putih dan jahe dalam jumlah yang cukup.
6. Lidah putih
Dehidrasi, sariawan atau infeksi oral, serta leukoplakia (pertumbuhan berlebih dari sel-sel pada permukaan lidah, umumnya ditemukan pada perokok), adalah beberapa alasan untuk lidah putih. Minum banyak air dan menjaga kebersihan mulut yang baik adalah beberapa cara untuk mengatasi situasi ini.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Skincare Lidah Buaya Untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun
-
8 Manfaat Aloe Vera untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan yang Jarang Diketahui
-
5 Rekomendasi Moisturizer Aloe Vera di Bawah Rp50 Ribu, Cocok untuk Kulit Sensitif dan Kemerahan
-
Bekas Jerawat Membandel? Coba 4 Cara Alami Ini, Bahannya Mudah Didapat
-
Lawan Rambut Tipis! 10 Bahan Alami Ini Bikin Rambutmu Subur Kembali
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak