Suara.com - Banyak orang mengabaikan pentingnya sarapan di pagi hari dan memilih langsung pergi ke sekolah atau kantor hanya setelah menenggak segelas susu.
Ingat, segelas susu saja belum cukup untuk kebutuhan tubuh setelah puasa lebih dari 8 jam semalaman selama Anda tidur.
Paling tidak sarapan di pagi hari Anda mesti mengandung empat hal:
1. Karbohidrat untuk energi.
Karbohidrat dalam bentuk buah-buahan, gandum dan sereal harus memberikan energi yang cukup untuk mengurus sebagian besar kebutuhan energi Anda sepanjang hari. Bahkan sarapan adalah salah satu hal penting dimana harus ada asupan kalori.
2. Nutrisi
Karbohidrat saja tidak akan memberikan nutrisi yang cukup. Oleh karena itu termasuk buah-buahan dalam diet, seperti stroberi, apel, pir, pepaya, yang memberikan energi dan berbagai antioksidan.
Anda bahkan bisa mendapatkan nutrisi dari tomat panggang atau makanan yang berwarna-warni lainnya.
3. Protein
Protein dalam bentuk telur atau ayam panggang di pagi hari adalah ide bagus. Seperti karbohidrat dapat dibakar dengan mudah selama seharian berkatifitas, sehingga dapat kalori dari sumber protein. Protein akan membuat Anda tidak mudah lapar selama beraktifitas nanti.
4. Lemak
Kuning memberikan kandungan lemak yang baik. Lemak juga bisa dalam bentuk yoghurt atau susu. Sarapan adalah waktu terbaik untuk mendapatkan kandungan lemak yang akan Anda butuhkan untuk kebutuhan energy.
Tag
Berita Terkait
-
7 Manfaat Pepaya untuk Sarapan Pagi: Bikin Tubuh Segar dan Sehat Terhindar dari Kanker!
-
Bahaya Melewatkan Sarapan Pagi, Apa Dampaknya Bagi Kesehatan?
-
Jenis Sarapan yang Bantu Tingkatkan Fokus Sepanjang Hari, Dijamin Kenyang Lebih Lama!
-
Setelah Latihan Berbaris, Prabowo Pimpin Sarapan Pagi Bareng Menteri di Agenda Retreat
-
5 Ide Sarapan Lezat dan Mudah, Siap Memulai Hari Anda!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?