Suara.com - Seorang nenek berusia 65 tahun di Jerman melahirkan empat orang anak kembar pada pekan lalu dan menjadi perempuan tertua di dunia yang melahirkan kembar empat.
Annegret Raunigk, orang tua tunggal yang kini sudah memiliki 17 anak dan tujuh cucu, melahirkan empat anaknya pekan lalu hanya setelah melewati masa kehamilan selama 26 bulan.
RTL, stasiun radio Jerman, mengabarkan bahwa empat bayi yang baru lahir itu dinamai Neeta, Dries, Bence, dan Fjonn. Mereka dilahirkan melalui proses bedah cesar dan kini sedang dirawat dalam inkubator khusus untuk bayi prematur.
Raugnik, seorang guru dari Berlin, menjadi pembicaraan hangan di Jerman 10 tahun silam ketika melahirkan puterinya Leila pada usia 55 tahun. Dan tampaknya permohonan Leila untuk mendapat adik yang mendorong sang nenek untuk hamil lagi.
"Menurut saya hidup bersama anak-anak sangat menyenangkan. Anda harus terus hidup dengan tantangan baru dan itu akan membuat Anda merasa muda," kata Raugnik dalam sebuah wawancara di awal tahun ini.
Agar bisa hamil dia menggunakan teknik bayi tabung, memanfaatkan sel terlu perempuan lain yang sudah dibuahi. Seorang dokter sempat memintanya untuk menggugurkan satu atau dua janinnya, tetapi Raugnik menolak.
Tetapi Raugnik sendiri bukan pemegang rekor perempuan tertua yang pernah melahirkan. Adalah Rajo Devi Lohan dari India yang memegang rekor itu saat dia melahirkan seorang bayi perempuan tujuh tahun lalu pada usia 70 tahun. Lohan juga berhasil hamil melalui proses bayi tabung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh