Suara.com - Seribu hari pertama atau yang biasa disebut dengan periode emas, menurut spesialis kandungan Dr. dr. Ali Sungkar, bukan berawal dari kehidupan pertama saat anak dilahirkan, melainkan dari awal kehamilan.
Konsep seribu hari ini, lanjut dia, bertujuan untuk mengingatkan seorang ibu, betapa pentingnya memiliki nutrisi yang baik dan tepat bagi calon bayinya. Hal ini begitu penting, karena dapat berpengaruh pada tumbuh kembang anak hingga mereka dewasa.
"Bahkan sebenarnya, sebelum hamil, perempuan sudah perlu menyiapkan segalanya, termasuk nutrisi. Jadi ketika hamil, semuanya sudah siap," katanya di sela peluncuran Dancow Excelnutri+ di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Untuk itu Ali mengingatkan agar perempuan sudah mengonsumsi makanan bergizi, seperti buah, sayur dan susu, saat dia merencanakan untuk hamil. Selain juga mengurangi konsumsi makanan yang bisa memicu gangguan kesehatan.
Untuk memenuhi asupan nutrisi, biasanya banyak ibu hamil yang salah paham, mereka mengkonsumsi dua kali lipat makanan yang biasa mereka makan. Padahal, sebenarnya hitungannya tidak seperti itu.
"Saat hamil, memang kebutuhan kalori ibu itu naik, misalnya biasa 800 kalori, tambahan cukup seperempatnya, yakni 300 kalori saja. Bukannya dua kali lipat. Banyak yang bilamg, yang makan dua orang, jadi harus dua kali lipat, itu salah," jelas dia.
Berita Terkait
-
5 Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Kulit Glowing Bebas Flek Hitam
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
5 Moisturizer untuk Ibu Hamil Saat Berjerawat, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Moisturizer untuk Ibu Hamil Seperti Apa? Ini 5 Pilihan Produknya untuk Cerahkan Wajah
-
4 Sunscreen Wardah untuk Ibu Hamil, Formula Aman dan Anti Iritasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?