Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menyebut, konsumsi produk berbahan susu dapat membantu melawan penyakit jantung. Hal ini terkait dengan reaksi maillard yang terjadi saat susu dipanaskan.
Reaksi maillard adalah reaksi yang terjadi antara karbohidrat khususnya gula pereduksi dengan kelompok amino. Dalam kehidupan sehari-hari reaksi ini bisa ditemui saat memanggang roti, daging, atau permen hingga berwarna kecoklatan.
Pada susu, saat protein dan gula dicampur lalu dipanaskan maka senyawa kimia baru akan terbentuk. Rasa dari makanan yang mengalami reaksi maillard juga akan sedikit berbeda. Senyawa baru ini pulalah yang berperan melindungi kita dari berbagai penyakit kardiovaskular.
Temuan ini didapat oleh ilmuwan dari RandD Center Korea University, dan Chonbuk National University di Korea Selatan. Mereka menemukan bahwa senyawa yang dihasilkan melalui reaksi maillard dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigleserida pada uji coba yang dilakukan terhadap tikus.
Younghoon Kim, peneliti dari National Chonbuk University mengatakan bahwa temuan ini diharapkan mampu berkontribusi bagi industri susu maupun farmasi untuk mengaplikasikan manfaat senyawa susu dari reaksi maillard dalam melindungi jantung. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik