Suara.com - Kebiasaan bekerja di depan komputer selama berjam-jam atau membaca buku sambil menunduk bisa memicu ketegangan otot di sekitar leher. Pada banyak orang, kondisi otot leher yang tegang ini bisa menimbulkan rasa nyeri.
Namun, Anda tak perlu khawatir lagi karena ada cara mudah untuk mengatasinya. Menurut dokter Jimmy F.A. Barus, M.Sc., Sp.S., neurolog dari Departemen Neurologi FK Unika Atmajaya, secara alami tubuh sebenarnya memiliki kemampuan untuk menahan rasa nyeri. Untuk mengatasi nyeri leher ia menganjurkan seseorang untuk beristirahat dari aktivitasnya dan melakukan relaksasi.
"Orang yang tegang otot atau nyeri leher itu kunci untuk mengatasinya relaksasi atau peregangan. Biasanya nyeri akan hilang setelah kita beristirahat karena otot yang tadinya tegang sudah kembali rileks," kata dokter Jimmy pada Pfizer Press Circle di Jakarta, Kamis (2/7/2015).
Dokter Jimmy mengingatkan untuk berhati-hati saat mengonsumsi obat pereda nyeri yang banyak beredar bebas di pasaran. Biasanya, lanjut dia, ketika seseorang mengonsumsinya untuk pertama kali lalu berhasil meredakan nyeri, maka kemungkinan besar ia akan mengonsumsi lagi sehingga akhirnya menjadi kecanduan.
"Obat kalau dikatakan aman sekalipun, kita harus berpikir akan ada efek samping, khususnya bagi lansia yang punya riwayat penyakit ginjal. Jadi harus hati-hati saat mengonsumsi obat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polemik Pekerja WFH: Kerja Serius yang Masih Sering Diremehkan
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Potret Ketenagakerjaan RI: Pekerja Formal Menurun, Puluhan Juta Rakyat Pilih Kerja Serabutan
-
Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh