- Kelompok Kriminal Bersenjata menyerang kamp pekerja PT SHJ di Distrik Woniki pada Minggu malam.
- Serangan brutal tersebut menewaskan lima pekerja infrastruktur dan tiga orang lainnya masih belum diketahui nasibnya.
- TNI dan Polri kini sedang memburu para pelaku serta mengevakuasi para korban ke rumah sakit setempat.
Suara.com - Aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali memakan korban jiwa. Kali ini, para pekerja infrastruktur di kamp PT SHJ, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, menjadi sasaran serangan pada Minggu (2/8) malam.
Peristiwa tragis ini mengakibatkan lima orang tewas, di mana empat di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Tri Purwanto, mengonfirmasi bahwa identitas empat korban meninggal dunia adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga.
"Tiga jenazah dievakuasi dan kini berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, kemudian satu jenazah dievakuasi ke Karubaga, sedangkan satu jenazah dilaporkan masih berada di TKP," ujar Kolonel Tri Purwanto kepada ANTARA di Jayapura, Senin (3/8/2026).
Diserang Saat Beristirahat
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, penyerangan terjadi secara mendadak pada Minggu malam saat para pekerja tengah melepas lelah di kamp.
Fakta ini mengoreksi informasi sebelumnya yang menyebutkan kejadian berlangsung pada Senin dini hari.
Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi biadab ini. Pasalnya, para korban adalah warga sipil yang sedang berjuang membangun infrastruktur demi kemajuan masyarakat Papua.
Nasib 3 Pekerja Masih Misteri
Baca Juga: Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen
Kekhawatiran belum berakhir. Dari total 10 pekerja yang berada di kamp PT SHJ saat kejadian, nasib tiga orang lainnya hingga kini masih menjadi tanda tanya besar.
"Kamp PT SHJ terdapat 10 orang pekerja, tiga orang di antaranya belum diketahui nasibnya," ungkap Kapendam.
Menanggapi situasi ini, personel gabungan TNI dan Polri tidak tinggal diam. Saat ini, petugas tengah melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku guna memastikan keamanan wilayah serta memberikan rasa aman bagi warga setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel
-
Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen
-
Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat
-
5 Lipstik Warna Merah yang Cocok untuk Semua Warna Kulit, Bikin Wajah Tampak Cerah
-
Sepatu Lari ANTA PG7 Berapa Harganya? Ini Seri dan 3 Rekomendasi Paling Laris di Shopee
-
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer
-
Tragedi di Tolikara: KKB Serang Kamp Pekerja Saat Istirahat, 5 Tewas dan 3 Masih Hilang
-
Ternyata Fanatisme Film Samakdo Lebih Horor dari Teror Setan, Ngeri Banget!
-
Doyan Drama dan Provokatif, Rizky Ridho Kasih Peringatan buat Pemain Vietnam
-
Land Cruiser 300 Hybrid EV dan bZ4X Touring Jadi Bintang Utama Booth Toyota di GIIAS 2026
-
Kisah Kang Edai: Local Hero yang Mengubah Desa Kemiren Menjadi Inspirasi
-
Berapa Kilometer Umur Pakai Sepatu Lari? Ini Panduan Lengkap agar Terhindar dari Cedera