Suara.com - Radang tenggorokan kerap dialami sebagian orang saat berpuasa. Pasalnya ketika berbuka, banyak yang langsung memilih mengonsumsi minuman manis dan mengandung es. Padahal selama hampir 13 jam tenggorokan tidak dialiri cairan yang membuatnya kering.
Nah, bila Anda mengalami keluhan ini jangan buru-buru mengonsumsi obat, karena ada cara alami yang perlu dicoba. Apakah itu? Marshmallow, jawabannya. Tapi marshamallow yang dimaksud bukan manisan bertekstur kenyal lho! Melainkan tanaman marshmallow yang memiliki nama ilmiah Althaea officinalis.
Meski belum ada bukti yang kuat, getah tanaman marshmallow digunakan selama ratusan tahun lalu dalam bentuk the untuk mengobati batuk, pilek dan radang tenggorokan.
Seperti dillansir laman Daily Mail, kini ekstrak marsmallow telah tersedia dalam bentuk kapsul. Dengan mengonsumsi tiga hingga empat kapsul, dipercaya radang tenggorokan akan reda seketika.
Sayangnya seorang dosen di College of Naturopathic Medicine justru beranggapan bahwa ekstrak marshmallow dapat menghambat penyembuhan bagi diabetesi. Sehingga tak semua orang aman menjadikannya ramuan alami untuk mengatasi radang tenggorokan.
"Tanaman ini memang berpengaruh positif dalam melindungi tenggorokan terhadap infeksi, tapi belum ada penelitian yang mengungkap efek samping bagi penderita penyakit lain," ungkap Ed Berger.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem