Suara.com - Stres dan depresi ternyata tak hanya disebabkan oleh tekanan atau masalah dalam hidup, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh kondisi hormon.
Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rendahnya hormon testosteron dalam tubuh lelaki bisa membuatnya mudah terkena stres dan depresi.
"Hormon testosteron dalam tubuh lelaki akan terus bertumbuh seiring bertambahnya usia dan mencapai puncaknya di usia dua puluhan. Namun selepas dari usia dua puluhan, maka produksi hormon ini akan menurun. Terutama jika didukung dengan pola hidup yang tidak sehat," Dr Michael Irwig dari George Washington University.
Ia mengatakan menurunnya hormon testosteron akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh lelaki seperti stres, depresi, menurunnya gairah seksual, ejakulasi dini, hingga serangkaian gejala seperti menopause yang dialami oleh perempuan.
"Dalam penelitian ini, kami menemukan mereka yang mengalami penurunan hormon testosteron didominasi oleh lelaki yang menderita obesitas dan jarangnya berolahraga," jelas Irwig.
Penelitian tersebut menyebutkan bahwa kadar normal hormon testosteron bagi lelaki adalah 300 to 1,200 ng/dL. Jadi, kalau Anda telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan menemukan bahwa kadar hormon testosteron dalam tubuh kurang dari jumlah tersebut, maka sebaiknya ganti pola hidup yang lebih sehat. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga