Suara.com - Diabetes merupakan penyakit yang hingga kini belum bisa disembuhkan. Penderita diabetes atau yang akrab disapa diabetesi mau tak mau harus bersahabat dengan penyakit ini seumur hidupnya dengan mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu yang bisa mengontrol lonjakan kadar gula darah.
Meski tak bisa disembuhkan, penyakit ini bisa dengan mudah dicegah tentunya melalui pola hidup sehat yang dilakukan sejak remaja atau bahkan anak-anak.
Sebuah penelitian mengungkap manfaat berolahraga sejak remaja yang ternyata dapat menurunkan risiko mengidap diabetes tipe dua seiring dengan pertambahan usianya.
Menurut tim dari peneliti University of Exeter, hal ini dapat terjadi karena dengan berolahraga maka seseorang telah mencegah resistensi insulin yang merupakan penyebab munculnya diabetes tipe 2. Selain resistensi, Dr Brad Metcalf selaku peneliti utama juga mengatakan bahwa remaja yang gemar berolahraga juga terhindar dari masalah berat badan yang juga merupakan pemicu diabetes.
"Peningkatan resistensi insulin terjadi pada remaja usia 9-13 tahun hingga mencapai puncaknya pada usia 16 tahun. Temuan kami menunjukkan bahwa dengan berolahraga sejak usia remaja bisa menurunkan risiko ini," kata Metcalf.
Lebih lanjut, dr Metcalf mengingatkan bahwa resistensi insulin juga memicu beragam penyakit lain salah satunya demensia alzheimer. Jadi tunggu apalagi, mulailah berolahraga sejak dini agar terhindar dari beragam risiko penyakit. [ZeeNews]
Berita Terkait
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
-
Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?