Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan untuk pertama kalinya anggaran belanja kesehatan mendapatkan jatah lima persen dari total belanja negara dalam RAPBN 2016.
"Untuk pertama kali dalam sejarah, pemerintah bisa memenuhi amanat UU Kesehatan yaitu anggaran kesehatan lima persen dari total belanja," ujarnya dalam jumpa pers Nota Keuangan dan RAPBN 2016 di Jakarta, Jumat.
Menkeu menjelaskan dari total belanja negara dalam RAPBN 2016 sebesar Rp2.121,3 triliun, anggaran kesehatan mendapatkan alokasi sebesar Rp106,1 triliun atau meningkat Rp31,8 triliun dari pagu APBN-P 2015 sebesar Rp74,3 triliun.
Peningkatan Rp31,8 triliun tersebut relatif tinggi setelah kenaikan dana transfer ke daerah dan dana desa yang memperoleh kenaikan alokasi Rp117,6 triliun dan belanja non kementerian lembaga yang mendapatkan tambahan Rp34,6 triliun dalam RAPBN 2016.
Dana anggaran untuk memperbaiki pelayanan di sektor kesehatan itu sebanyak Rp84 triliun akan berada dalam pos belanja pemerintah pusat dan sebesar Rp22,1 triliun menjadi bagian dari transfer ke daerah dan dana desa.
Dana tersebut rencananya akan dimanfaatkan antara lain untuk meningkatkan pelayanan dalam penyediaan jaminan sosial kesehatan, pembangunan rumah sakit pratama, serta mencegah terjadinya kekurangan gizi di berbagai tempat.
Sementara itu, pemerintah masih memberikan alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari belanja negara yaitu Rp424,8 triliun atau meningkat Rp16,2 triliun dari pagu dalam APBN-P 2015 sebesar Rp408,5 triliun.
Dana tersebut akan tersebar dalam pagu belanja pemerintah pusat sebesar Rp143,8 triliun, transfer ke daerah dan dana desa sebanyak Rp275,9 triliun dan pembiayaan anggaran sebesar Rp5 triliun. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya