Suara.com - Pecel merupakan salah satu jenis makanan khas Indonesia yang menggunakan kacang tanah sebagai bumbu utamanya. Tapi kini Anda harus lebih berhati-hati dalam memilih kacang yang digunakan untuk membuat bumbu pecel, karena dapat memicu penyakit kanker hati.
Dokter Kupiya Timbul Wahyudi, Medical Information Senior Manager Kalbe Farma menjelaskan bahwa kacang tanah yang dimaksud adalah kacang yang sudah berjamur karena mengandung alfatoksin.
"Memang sudah dibuktikan dalam penelitian bahwa jamur aspergillus flavus mengandung alfatoksin sebagai pemicu kanker hati," kata Timbul pada temu media yang dihelat Kalbe Farma di Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Jika seseorang mengonsumsi kacang tanah yang berjamur terus menerus atau dalam jangka panjang maka bisa menjadi faktor risiko atau memicu terjadinya kanker hati.
Meski sudah dibersihkan, Timbul menyebut bahwa kandungan alfatoksin masih tetap ada pada kacang tanah. Oleh karena itu ia mengimbau agar masyarakat tak lagi menggunakan kacang yang sudah berjamur untuk dikonsumsi.
"Sebaiknya jangan mengonsumsi kacang tanah yang sudah busuk, berjamur atau memiliki rasa yang aneh saat dimakan. Pencegahan akan lebih baik daripada mengobati penyakit kanker," imbuhnya.
Kanker hati sendiri merupakan salah satu jenis kanker penyebab kematian terbesar di Indonesia. Gejala yang muncul dari kanker hati antara lain rasa mual, muntah, penurunan berat badan dalam waktu singkat, rasa sakit di sebelah kanan tepat di bawah rongga rusuk dan gatal-gatal.
Berita Terkait
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker
-
Beda Sariawan Biasa dan Gejala Kanker Mulut, Begini Penjelasannya
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini