Suara.com - Sebuah studi terkini menunjukkan manfaat bluberi untuk kesehatan gigi dan gusi. Penelitian yan dilakukan tim dari University of Laval di Quebec City, Kanada, menemukan bahwa ektsrak blueberi terbukti mampu mencegah pembentukan plak gigi dan mengobati penyakit gusi yang kronis.
Penyakit gusi merupakan kondisi umum yang dialami orang dewasa dimana plak gigi yang bersarang membentuk biofilm sehingga menyebabkan gusi menjadi meradang. Gejala yang timbul dari penyakit gusi ini antara lain gusi bengkak hingga mudah berdarah.
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi periodontitis. Plak mengeras menjadi karang gigi dan infeksi dapat menyebar di bawah gusi hingga menghancurkan jaringan pendukung gigi.
Untuk mengobati kondisi ini, biasanya dokter gigi akan melakukan pembersihan karang gigi terlebih dahulu sebelum memberikan resep antibiotik.
Namun penelitian yang mengungkap khasiat bluberi ini bisa menjadi salah satu alternatif mengatasi masalah pada gusi dan menghindari penggunaan antibiotik.
Penelitian yang dipimpin Daniel Grenier ini menemukan bahwa ekstrak polifenol pada buah berwarna biru ini bisa menghambat pembentukan biofilm penyebab radang gusi.
Temuan ini diharapkan dapat menekan penggunaan antibiotik untuk mengobati penyakit infeksi gusi yang serius atau dikenal dengan periodontitis. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem