Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek prihatin dengan meninggalnya puluhan bayi di Papua secara misterius. Pihaknya pun belum bisa memastikan penyebab kematian puluhan bayi tersebut.
"Kami sudah menerima laporan dari Dinas Kesehatan Papua bahwa ada 32 anak dibawah usia 2 tahun meninggal. Namun kita sudah terjunkan tim surveilan ke lokasi untuk menyelidiki penyebab kematian bayi tersebut," ujarnya di Jakarta, Jumat (27/11/2015).
Lebih lanjut Menkes menjelaskan bahwa akses transportasi dan komunikasi yang sulit menjadi kendala dalam menginvestigasi kasus ini.
"Jadi memang sejak 24 November pesawat tidak bisa ke Waimena karena cuaca jelek. Tim investigasi juga kesulitan memberikan laporan karena sinyal yang terbatas. Padahal kami ingin mendapatkan informasi secepat mungkin," imbuhnya.
Sementara itu Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), HM Subuh membantah penyebab kematian bayi tersebut karena infeksi malaria.
"Kalau kita kaitkan dengan prevalensi malaria, tampaknya malaria pada balita tidak menunjukkan gejala seperti itu. Tidak ada juga hewan ternak yang mati, sehingga kita tidak mau berandai-andai. Kita tunggu saja laporan dari tim yang di sana," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas