Suara.com - Anda tentu memiliki kebiasaan menggabungkan makanan atau minuman tertentu. Dan jika hal itu dikonsumsi secara bersamaan, diyakini rasanya semakin lezat.
Mungkin Anda akan terkejut, karena makanan dan minuman yang sering Anda konsumsi bersamaan tersebut, ternyata masuk ke dalam daftar yang tidak sehat jika digabungkan bersama.
Berikut adalah daftar makanan atau minuman yang seperti dilansir Foxnews, sebaiknya jangan pernah Anda konsumai secara bersamaan, jika ingin sehat.
1. Teh dicampur Susu
"Teh hitam kaya antioksidan yang dapat mengurangi peradangan terkait dengan penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan diabetes," kata Alissa Rumsey, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.
Namun, tambahan susu (sapi atau kedelai) ke dalam teh akan mengurangi manfaat teh tersebut. Protein yang tinggi pada susu akan menghambat penyerapan antioksidan yang dibawa oleh teh.
"Kafein dalam teh dapat menurunkan penyerapan kalsium," kata Rachel Meltzer Warren, RDN, penulis “The Smart Girl's Guide to Going Vegetarian.”
Keduanya memang begitu nikmat saat disatukan, namun ternyata tidak ada manfaat kesehatan yang kita dapatkan. Sebaiknya padukan teh dengan irisan atau perasan lemon sebagai gantinya, hal ini akan semakin meningkatkan fungsi antioksidan.
Berita Terkait
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026
-
Apa Itu Pewarna Merah K10? Bahan yang Bikin Eyeshadow Madame Gie Ditarik BPOM
-
Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh