Suara.com - Brokoli dikenal sebagai salah satu sayuran berserat dan bernutrisi tinggi yang menyehatkan tubuh. Tak heran bila banyak pakar kesehatan menyarankan untuk memasukkan brokoli dalam diet harian Anda.
Kandungan antioksidan yang ada dalam brokoli juga baik untuk mencegah sekaligus melawan kanker. Belum lagi kandungan kalsiumnya yang sangat baik untuk mencegah Anda dari osteoporosis (pengeroposan tulang).
Meski menyehatkan tubuh, Anda tetap harus mengonsumsinya dalam porsi yang wajar. Mengapa? Karena bila berlebihan menyantap brokoli bukannya sehat yang didapat, Anda justru akan mengalami efek samping yang tentu saja buruk bagi kesehatan.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa menyantap brokoli dan kembang kol secara berlebihan bisa mengganggu fungsi kelenjar tiroid.
"Sayuran seperti brokoli dan kembang kol mengandung bahan kimia yang disebut dengan goitrogens. Saat zat ini masuk ke dalam tubuh dengan jumlah yang berlebih, maka mampu mengacaukan fungsi kelenjar tiroid yang bisa menyebabkan hipotiroidsme," sebut penelitian tersebut.
Bila kondisi tersebut dibiarkan, maka akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya seperti obesitas dan penyakit jantung. Jadi, Anda yang gemar brokoli disarankan untuk tidak berlebihan menyantapnya agar terhindar dari risiko tersebut. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala