Suara.com - Ini Pertolongan PertamaPakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan memperbanyak minum air dapat menjadi pertolongan pertama pada anak yang demam tiba-tiba dan diduga terkena demam berdarah dengue (DBD).
"Jika anak demam mendadak dengan suhu yang tinggi, berikan saja minum air putih sesering mungkin agar tidak dehidrasi. Bisa juga dengan memberi minuman bernutrisi seperti jus," kata Ketua Divisi Infeksi Departemen Kesehatan Anak FKUI Dr. Mulya Rahma Karyanti di Jakarta, Rabu (20/1/2016).
Perempuan yang biasa disapa Karyanti itu mengatakan, seringkali orangtua meremehkan kondisi anak yang demam tiba-tiba, namun mereka tidak mengetahui mungkin saja demam tersebut gejala DBD.
Selain air putih dan jus, cairan elektrolit, seperti susu dengan nutrisi yang lengkap juga dapat diberikan pada anak berusia 7-12 tahun.
Untuk pemberian obat, Karyanti menyarankan obat penurun panas yang berkomposisi paracetamol dapat diberikan selama empat jam sekali. Sementara itu, anak juga perlu dikompres dengan air hangat di daerah lipatan lemak.
"Orangtua seringkali salah memahami bahwa mengompres itu di bagian jidat. Yang dikompres sebenarnya daerah lipatan, seperti ketiak dan pangkal paha. Kalau di jidat, tentu terhalang oleh tengkorak kepala," kata dokter spesialisasi Kedokteran Anak tersebut.
Karyanti menjelaskan prinsip obat pada anak penderita DBD adalah dengan memberinya banyak cairan agar tidak dehidrasi. Jika anak sulit untuk diberi asupan minum, cara terakhir adalah dengan memberi infus.
Berdasarkan data WHO, Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi dengan beban ekonomi mencapai 300 juta dolar AS per tahun. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem