Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Halo, Dok. Saya perempuan usia 26 tahun, sudah menikah. Sekarang saya sedang hamil anak pertama dengan usia kandungan 27 minggu 3 hari.
Kemarin sore saya melakukan check up ke dokter dan hasil USG menyatakan bahwa air ketuban saya banyak. Sedangkan tiga minggu sebelumnya, saya check up di dokter di Jombang dan dinyatakan bahwa air ketuban sudah cukup.
Yang saya tanyakan, apa yang menjadi penyebab air ketuban berlebihan? Apa saja solusinya supaya air ketuban saya cukup, tidak kurang dan tidak lebih? Saya khawatir sekali, karena saya googling ada bahayanya juga apabila air ketuban banyak. Terima kasih ya, Dok, sebelumnya.
Afrin
Jawab:
Selamat malam Ibu Afrin,
Polihidramnion adalah kondisi air ketuban berlebihan dalam kantung kehamilan. Penyebabnya bisa dari diabetes melitus, kelainan bawaan janin, infeksi, dan sebagainya.
Bermasalah atau tidaknya tergantung dari derajat polihidramnion yang diketahui setelah usg oleh dokter kandungan. Biasanya apabila ringan, bisa diobservasi di rumah lalu USG ulang. Namun, apabila berat biasanya dilakukan perawatan lebih lanjut.
Terima kasih, semoga membantu.
Dijawab oleh dr. Lola Fedora
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini