Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Sudah kurang lebih 5 hari ini saya merasakan sakit di punggung sebelah kiri tengah, rasanya tidak nyaman, disertai rasa mual. Sakit itu saya rasakan dari aktivitas pagi hingga istirahat. Kira-kira, sakit punggung ini hanya gejala kelelahan atau akibat sakit lain, Dok? Mohon penjelasan dan saran apa yang harus saya lakukan. Terima kasih.
Wawan
Jawab:
Halo, selamat sore Saudara Wawan,
Nyeri punggung adalah salah satu kondisi umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejalanya bisa berupa rasa sakit yang datang dan pergi, sendi yang terasa kaku atau sulit digerakkan dan rasa tegang.
Nyeri punggung dapat dipicu postur tubuh yang salah saat duduk, berdiri, membungkuk, atau efek mengangkat benda yang berat. Umumnya nyeri punggung akan hilang dalam 2-12 minggu.
Berikut ini beberapa jenis nyeri punggung yang sering terjadi:
1. Nyeri leher
Sakit dan kekakuan pada leher
2. Skiatika
Nyeri karena iritasi dan tekanan pada saraf skiatik yang menjalar dari punggung bawah hingga telapak kaki.
3. Whiplash
Cedera pada leher karena gerakan tiba-tiba
4. Ankylosing spondylitis
Peradangan kronis yang memengaruhi tulang belakang, serta sendi dan otot-otot yang terkait
5. Nyeri bahu
Kondisi ini sering menjadi gejala penyakit lain
6. Kekakuan pada bahu
Kondisi yang membuat pundak tidak dapat bergerak secara bebas.
7. Slipped disc
Pergeseran cakram sendi tulang punggung yang menyebabkan sakit yang terus-menerus, sensasi kesemutan bahkan mati rasa.
Untuk dapat mendiagnosa penyebab dari nyeri punggung yang Anda alami, diperlukan wawancara medis yang lebih lengkap, serta pemeriksaan fisik secara langsung.
Bila diperlukan dokter akan memerlukan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen untuk dapat mengetahui apakah terdapat suatu kelainan atau penyebab dari keluhan Anda sehingga akan didapatkan pengobatan yang tepat.
Namun biasanya Kondisi ini tidak disebabkan hal serius dan dapat ditangani hanya dengan terus aktif bergerak dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit. Jika memang keluhan ini sangat menganggu aktivitas Anda, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.
Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk Anda.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
5 Krim Pereda Nyeri Punggung untuk Usia 45 Tahun ke Atas, di Bawah 100 Ribu Rupiah
-
Stop Percaya Mitos! Dokter Kulit Bongkar 5 Salah Kaprah Soal Jerawat yang Bikin Makin Parah
-
7 Sinyal Tubuh Ini Bisa Jadi 'Alarm' Penyakit Jantung, Bahkan di Usia Muda
-
5 Rekomendasi Kasur Busa Anti Kempes Terbaik 2025: Awet Bertahun-tahun, Bye Sakit Punggung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?