Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Assalamualaikum, Dok. Saya mau tanya, telinga kanan saya terasa penuh, nyeri dan gatal. Lalu saya periksakan ke dokter THT dan oleh Dokter dibersihkan kotorannya. Namun, karena saking kotoran saya tersebut keras, saya diberikan obat tetes agar kotoran melunak dahulu. Setelah memakai obat tetes, telinga saya semakin nyeri sakitnya, seperti ditusuk-tusuk dan terdengar gemuruh dari dalam telinga. Apakah itu memang reaksi dari obat tetes feromin tersebut? Terima kasih.
Wiwin
Jawab:
Halo, selamat sore Saudari Wiwin,
Tubuh dapat memproduksi terlalu banyak lilin telinga (kotoran telinga) sehingga terjadi penumpukan pada saluran telinga. Lilin ini sebenarnya berperan melindungi telinga bagian dalam dari bakteri dan debu. Tetapi penggunaan cotton bud dapat membuat lilin ini justru makin masuk ke dalam telinga dan menutup jalan telinga sehingga timbul nyeri dan gatal.
Penanganan telinga gatal akan disesuaikan dengan penyebab terjadinya kondisi tersebut. Setelah pemeriksaan oleh dokter, di dapatkan bahwa kotoran telinga anda mengeras sehingga untuk mengeluarkannya dibutuhkan obat untuk melunakkan kotoran tersebut sehingga diharapkan dengan dibersihkan kotoran tersebut, maka akan semakin memudahkan dokter untuk memeriksa bagian dalam telinga Anda yang tertutupi kotoran tersebut.
Adanya rasa semakin nyeri dan keluhan lainnnya yang Anda rasakan, sebenarnya bukan merupakan efek obat tetes telinga melainkan dari gejala penyebab lainnya yang dalam hal ini, dokter akan memeriksa setelah kotoran telinga Anda dibersihkan. Seperti bagaimana kondisi gendang telinga Anda, adakah infeksi pada bagian telinga tengah Anda, dan sebagainya.
Untuk itu ikuti terlebih dahulu anjuran dari dokter, setelah itu jangan lupa untuk kembali memeriksakan kondisi telinga Anda ke dokter yang sebelumnya merawat Anda. Jika rasa sakit tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri.
Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat membantu Anda.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik