Suara.com - Perempuan yang doyan berganti teman kencan, menurut sebuah penelitian cenderung justru memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengidap kanker leher dan mulut. Hal ini tentu bertolak belakang dengan hasil studi di mana lelaki yang memiliki banyak teman kencan lebih mungkin untuk terinfeksi virus Human Papiloma Virus (HPV) lewat seks oral.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa untuk lelaki, jumlah pasangan seks oral yang dimiliki meningkatkan risiko infeksi HPV. Namun pada perempuan hal ini tidak mempengaruhi risiko penularan," imbuhnya.
Ya, perbedaan risiko antara laki-laki dan perempuan, menurut peneliti Gypsyamber D'Souza dari Johns Hopkins University di Baltimore, Maryland AS, disebabkan karena perempuan memiliki
sistem kekebalan tubuh yang kuat dalam melawan infeksi HPV yang mungkin ditularkan oleh pasangannya.
"Tapi laki-laki tampaknya tidak memiliki respon imun yang sekuat itu," imbuh D'Souza.
Tak hanya memiliki risiko lebih tinggi teinfeksi HPV dibandingkan perempuan, sistem tubuh lelaki lebih mungkin meningkatkan risikonya menjadi kanker. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa risiko penularan HPV juga lebih tinggi pada orang kulit putih paruh baya dibandingkan ras lain. (dailymail.com)
Berita Terkait
-
Peringati Hari Ibu, 500 Perempuan di Jakarta Dapat Vaksin HPV Gratis
-
HPV Masih Jadi Ancaman, Kini Ada Vaksin Generasi Baru dengan Perlindungan Lebih Luas
-
CEK FAKTA: Vaksin HPV Menyebabkan Rahim Kering dan Mandul
-
CEK FAKTA: Video Dharma Pongrekun Sebut Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan Viral, Ini Kata Ahli dan WHO
-
Vaksinasi HPV dan Influenza: Investasi Kesehatan yang Tak Tertandingi
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya