- Mothercare Indonesia dan One Fine Sky menyalurkan 430 paket seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di Jakarta serta Flores.
- Bantuan disalurkan ke SD Sinar Kasih Bogor dan tiga sekolah dasar di Flores untuk menunjang kenyamanan belajar siswa.
- Pemberian seragam serta mainan edukatif senilai Rp62,65 juta bertujuan meningkatkan semangat, rasa percaya diri, dan kreativitas para siswa.
Suara.com - Tahun ajaran baru tak selalu menjadi momen yang menyenangkan bagi semua anak. Di berbagai daerah di Indonesia, masih banyak siswa yang berangkat ke sekolah dengan seragam yang sudah lusuh, kekecilan, bahkan tidak lengkap karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Padahal, seragam sekolah bukan sekadar pakaian. Bagi anak-anak, seragam menjadi bagian dari rasa percaya diri untuk belajar, berinteraksi dengan teman, sekaligus menumbuhkan semangat datang ke sekolah setiap hari.
Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan dasar pendidikan. Salah satunya melalui penyaluran 430 set seragam sekolah lengkap kepada siswa di sejumlah sekolah di Jakarta dan Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut diberikan kepada SD Sinar Kasih di Tajur Halang, Bogor, serta tiga sekolah dasar di Flores, yakni SDK Lebao II, SDK Lebao Tengah, dan SDI Aekora. Setiap paket terdiri atas kemeja, celana atau rok, dasi, hingga topi yang dapat langsung digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
General Manager Marketing PT Multitrend Indo Tbk, Kartika Tirta Putri, mengatakan akses terhadap perlengkapan sekolah yang layak diharapkan dapat membuat anak-anak lebih nyaman dan percaya diri saat mengikuti proses belajar.
"Harapannya, seragam sekolah dan mainan edukasi yang diberikan dapat mendukung proses belajar sekaligus menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri mereka," ujar Kartika dalam keterangannya.
Selain seragam, bantuan juga diberikan dalam bentuk mainan edukasi senilai Rp62,65 juta. Mainan tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan motorik, kreativitas, hingga kemampuan kognitif anak melalui aktivitas bermain yang edukatif.
SD Sinar Kasih menjadi salah satu sekolah penerima bantuan karena selama ini memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dukungan serupa juga diberikan kepada sekolah-sekolah di Flores yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam pemenuhan sarana pendidikan.
Co-Founder One Fine Sky, Jenfilia Suwandrei Arifin, menilai setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terhambat keterbatasan ekonomi.
Baca Juga: Perlindungan Anak Dimulai dari Telinga yang Mau Mendengar dan Mata yang Mau Peduli
"Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Semoga bantuan ini dapat memberikan semangat baru kepada para siswa," katanya.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Mothercare Indonesia dan One Fine Sky melalui kampanye yang mengajak masyarakat ikut berkontribusi. Setiap pembelian dua kemeja dari koleksi kolaborasi mereka dikonversikan menjadi satu paket seragam sekolah bagi siswa yang membutuhkan.
Di tengah masih adanya kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah, inisiatif semacam ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan tidak selalu harus diwujudkan melalui pembangunan sekolah atau beasiswa. Hal-hal sederhana seperti seragam yang layak dan media belajar yang memadai juga dapat membantu anak-anak menjalani proses pendidikan dengan lebih percaya diri dan penuh semangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan